5 Karomah Habib Umar bin Hafidz yang Menakjubkan
Kamis, 12 Oktober 2023 - 23:40 WIB
loading...
A
A
A
4. Santri yang Divonis Meninggal Tiba-tiba Hidup Kembali
Dikisahkan AR Rasyid seperti dilansir dari Ngopibareng, ucapan "Tidak" yang keluar dari lisan Habib Umar menjadi karomah yang membuat seorang santri senior dari Yaman yang tadinya divonis meninggal oleh dokter ternyata masih hidup. Berikut kisahnya:
Seorang santri senior dari Yaman sedang sakit, sedangkan Habib Umar bin Hafidz saat itu sedang ibadah umrah. Aktivis santri ini sakit parah dan akhirnya dibawa ke Yordan untuk operasi. Namun operasinya gagal, ia pun divonis wafat. Sudah dipakaikan kejut jantung berkali-kali, namun tak ada lagi nafas dan jantungnya pun berhenti.
Ia pun di dorong ke kamar mayat, teman yang menemaninya menangis dan kemudian menelepon Habib Umar yang sedang umrah di Baitullah. Temannya menyampaikan kabar duka kematian sang santri. Namun dengan sekejap Habub Umar menjawab dengan tegas hanya dengan satu kata: "Tidak!"
Lalu Habib Umar bin Hafidz pun menutup teleponnya. Ucapannya yang saat mengatakan "tidak" dalam waktu bersamaan ibu jari si santri yang divonis meninggal itu tiba-tiba bergerak dan kembali bernafas. Kejadian ini terjadi sekitar 6 tahun yang dan hingga kini beliau sehat walafiat.
5. Habib Umar bin Hafidz Muncul dalam Mimpi Muridnya
Karomah ini dikisahkan oleh murid beliau almarhum Habib Munzir Al-Musawa. "Dulu waktu aku masih belajar di Tarim, ada salah satu murid Habib Umar bin Hafidz yang melakukan pelanggaran berat yaitu mabuk minuman keras. Mengetahui itu, Habib Umar marah besar. Aku tidak pernah melihat Habib Umar marah seperti waktu itu," kata Habib Munzir.
Akhirnya anak itu dipulangkan ke negaranya (Indonesia). Sepulangnya ia ke Indonesia, perbuatannya semakin hari semakin parah. Setiap malam pergi ke klub malam dan minum khmar. Habib Munzir mengatakan, hal ini terjadi disebabkan kemarahan Habib Umar.
Ketika Habib Munzir pulang ke Indonesia, beliau mendengar kabar duka anak itu meninggal dunia. "Aku datang ke rumahnya untuk bertakziah, di sana aku bertemu dengan ayahnya. Sang ayah lantas menceritakan semua yang terjadi pada anaknya: "Alhamdulillah, anakku ini bertobat sebelum ia wafat."
Seminggu sebelum wafatnya, ia bermimpi bertemu gurunya Habib Umar bin Hafidz, beliau berkata pada anakku: "Al'aan waqtak.. sekarang sudah tiba waktumu." Keesokan harinya, ia mengaku bahwa semua keinginan maksiatnya telah hilang. Entah kenapa mulai saat itu yang ia kerjakan hanyalah pergi ke masjid, membaca al-Qur'an dan berdoa sambil menangis dalam sholat Tahajjudnya. Sampai akhirnya ia meninggal dunia seminggu setelahnya."
Itulah di antara karomah Habib Umar bin Hafidz yang masyhur. Sebenarnya masih banyak lagi karomah beliau yang tidak diungkap ke publik. Semoga Allah meneguhkan iman kita dan mengumpulkan kita kelak dengan kum sholihin.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Kesaksian Syaikh Ali Jum'ah Sebut Habib Umar bin Hafizh Adalah Wali Allah
Dikisahkan AR Rasyid seperti dilansir dari Ngopibareng, ucapan "Tidak" yang keluar dari lisan Habib Umar menjadi karomah yang membuat seorang santri senior dari Yaman yang tadinya divonis meninggal oleh dokter ternyata masih hidup. Berikut kisahnya:
Seorang santri senior dari Yaman sedang sakit, sedangkan Habib Umar bin Hafidz saat itu sedang ibadah umrah. Aktivis santri ini sakit parah dan akhirnya dibawa ke Yordan untuk operasi. Namun operasinya gagal, ia pun divonis wafat. Sudah dipakaikan kejut jantung berkali-kali, namun tak ada lagi nafas dan jantungnya pun berhenti.
Ia pun di dorong ke kamar mayat, teman yang menemaninya menangis dan kemudian menelepon Habib Umar yang sedang umrah di Baitullah. Temannya menyampaikan kabar duka kematian sang santri. Namun dengan sekejap Habub Umar menjawab dengan tegas hanya dengan satu kata: "Tidak!"
Lalu Habib Umar bin Hafidz pun menutup teleponnya. Ucapannya yang saat mengatakan "tidak" dalam waktu bersamaan ibu jari si santri yang divonis meninggal itu tiba-tiba bergerak dan kembali bernafas. Kejadian ini terjadi sekitar 6 tahun yang dan hingga kini beliau sehat walafiat.
5. Habib Umar bin Hafidz Muncul dalam Mimpi Muridnya
Karomah ini dikisahkan oleh murid beliau almarhum Habib Munzir Al-Musawa. "Dulu waktu aku masih belajar di Tarim, ada salah satu murid Habib Umar bin Hafidz yang melakukan pelanggaran berat yaitu mabuk minuman keras. Mengetahui itu, Habib Umar marah besar. Aku tidak pernah melihat Habib Umar marah seperti waktu itu," kata Habib Munzir.
Akhirnya anak itu dipulangkan ke negaranya (Indonesia). Sepulangnya ia ke Indonesia, perbuatannya semakin hari semakin parah. Setiap malam pergi ke klub malam dan minum khmar. Habib Munzir mengatakan, hal ini terjadi disebabkan kemarahan Habib Umar.
Ketika Habib Munzir pulang ke Indonesia, beliau mendengar kabar duka anak itu meninggal dunia. "Aku datang ke rumahnya untuk bertakziah, di sana aku bertemu dengan ayahnya. Sang ayah lantas menceritakan semua yang terjadi pada anaknya: "Alhamdulillah, anakku ini bertobat sebelum ia wafat."
Seminggu sebelum wafatnya, ia bermimpi bertemu gurunya Habib Umar bin Hafidz, beliau berkata pada anakku: "Al'aan waqtak.. sekarang sudah tiba waktumu." Keesokan harinya, ia mengaku bahwa semua keinginan maksiatnya telah hilang. Entah kenapa mulai saat itu yang ia kerjakan hanyalah pergi ke masjid, membaca al-Qur'an dan berdoa sambil menangis dalam sholat Tahajjudnya. Sampai akhirnya ia meninggal dunia seminggu setelahnya."
Itulah di antara karomah Habib Umar bin Hafidz yang masyhur. Sebenarnya masih banyak lagi karomah beliau yang tidak diungkap ke publik. Semoga Allah meneguhkan iman kita dan mengumpulkan kita kelak dengan kum sholihin.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Kesaksian Syaikh Ali Jum'ah Sebut Habib Umar bin Hafizh Adalah Wali Allah
(rhs)
Lihat Juga :