Catatan Perang Atrisi: Omong Kosong Perdana Menteri Israel Golda Meir
Minggu, 15 Oktober 2023 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Omong Kosong Israel dalam Perang 1967: Menuduh Arab Menyerang Duluan
Kegagalan
Pada akhir Perang Atrisi pada Agustus 1970, Israel secara resmi menyatakan bahwa ia telah menang sebab pasukannya masih berdiri di atas wilayah Mesir di tepi timur Terusan Suez.
Hanya saja para pemimpin militer Israel menganggap perang itu sebagai yang pertama di mana kekuatan Israel berhasil dikalahkan. Salah satu kegagalan dasar kepemimpinan terletak pada ketidakmampuan untuk memahami bahwa Mesir tidak bisa menyetujui pendudukan Israel yang berkelanjutan atas tanahnya.
Ahli sejarah militer Israel Yaacov Bar-Siman-Tov setuju bahwa ada kegagalan-kegagalan besar di pihak Israel: "Kesalahan-kesalahan besar Israel di bidang politik dan militer dalam Perang Yom Kippur [1973] berakar pada evaluasi yang keliru atas hasil-hasil Perang Atrisi."
Apa pun pelajaran yang dapat diambil, harga yang harus dibayar akibat penolakan Israel untuk menghentikan penaklukan-penaklukan militernya sangat tinggi. Kerugian Mesir setidak-tidaknya adalah 5.000 orang yang terbunuh semasa perang. Korban di pihak Israel lebih dari 1.800 orang, termasuk 400 orang yang meninggal.
Baca juga: Paul Findley Sebut Daftar Omong Kosong Israel Dirikan Negara Yahudi di Bumi Palestina
Kegagalan
Pada akhir Perang Atrisi pada Agustus 1970, Israel secara resmi menyatakan bahwa ia telah menang sebab pasukannya masih berdiri di atas wilayah Mesir di tepi timur Terusan Suez.
Hanya saja para pemimpin militer Israel menganggap perang itu sebagai yang pertama di mana kekuatan Israel berhasil dikalahkan. Salah satu kegagalan dasar kepemimpinan terletak pada ketidakmampuan untuk memahami bahwa Mesir tidak bisa menyetujui pendudukan Israel yang berkelanjutan atas tanahnya.
Ahli sejarah militer Israel Yaacov Bar-Siman-Tov setuju bahwa ada kegagalan-kegagalan besar di pihak Israel: "Kesalahan-kesalahan besar Israel di bidang politik dan militer dalam Perang Yom Kippur [1973] berakar pada evaluasi yang keliru atas hasil-hasil Perang Atrisi."
Apa pun pelajaran yang dapat diambil, harga yang harus dibayar akibat penolakan Israel untuk menghentikan penaklukan-penaklukan militernya sangat tinggi. Kerugian Mesir setidak-tidaknya adalah 5.000 orang yang terbunuh semasa perang. Korban di pihak Israel lebih dari 1.800 orang, termasuk 400 orang yang meninggal.
Baca juga: Paul Findley Sebut Daftar Omong Kosong Israel Dirikan Negara Yahudi di Bumi Palestina
(mhy)
Lihat Juga :