Konsep Eretz Yisrael Partai Likud, Klaim Seluruh Tanah dari Sungai Nil hingga Eufrat
Rabu, 18 Oktober 2023 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ribuan Rakyat Lebanon Terbunuh, Begin kepada Reagen: Yahudi Hanya Berlutut kepada Tuhan
Konsep Eretz Yisrael, Israel yang lebih besar, menjadi keyakinan yang paling teguh dipegang oleh dua perdana menteri Likud yang pertama, Menachem Begin dan Yitzhak Shamir, dan merupakan inti dari filosofi Likud.
Kedua orang itu adalah penduduk asli Polandia yang menjadi pemimpin kedua kelompok teroris Yahudi terbesar di Palestina sebelum 1948. Keduanya adalah murid dari ajaran darah-dan-kehormatan Zionis Revisionis Vladimir Jabotinsky, dan keduanya mengabdikan hidup mereka untuk menegakkan kekuasaan Yahudi atas seluruh Palestina.
Keduanya menolak Rencana Pembagian PBB 1947 karena rencana itu tidak memberikan pada bangsa Yahudi seluruh tanah Palestina.
Sebagaimana dikatakan Begin pada 1947: "Tanah air kita tidak dapat dibagi-bagi. Setiap usaha untuk memotong-motongnya bukan hanya kriminal melainkan tidak sah. Orang yang tidak mengakui hak kita atas seluruh tanah air ini berarti tidak mengakui hak kita atas bagian mana pun darinya."
Dia menambahkan: "Kita tidak akan pernah menyetujui pembagian tanah air kita." Organisasi teroris Begin, Irgun, menggunakan lencana dan slogan "Kedua sisi Yordan," yang mengacu pada klaim-klaim Yahudi atas seluruh Palestina dan Yordania. Begin tidak pernah melepaskan ambisi itu.
Baca juga: 6 Omong Kosong Israel untuk Dirikan Negara Yahudi
Konsep Eretz Yisrael, Israel yang lebih besar, menjadi keyakinan yang paling teguh dipegang oleh dua perdana menteri Likud yang pertama, Menachem Begin dan Yitzhak Shamir, dan merupakan inti dari filosofi Likud.
Kedua orang itu adalah penduduk asli Polandia yang menjadi pemimpin kedua kelompok teroris Yahudi terbesar di Palestina sebelum 1948. Keduanya adalah murid dari ajaran darah-dan-kehormatan Zionis Revisionis Vladimir Jabotinsky, dan keduanya mengabdikan hidup mereka untuk menegakkan kekuasaan Yahudi atas seluruh Palestina.
Keduanya menolak Rencana Pembagian PBB 1947 karena rencana itu tidak memberikan pada bangsa Yahudi seluruh tanah Palestina.
Sebagaimana dikatakan Begin pada 1947: "Tanah air kita tidak dapat dibagi-bagi. Setiap usaha untuk memotong-motongnya bukan hanya kriminal melainkan tidak sah. Orang yang tidak mengakui hak kita atas seluruh tanah air ini berarti tidak mengakui hak kita atas bagian mana pun darinya."
Dia menambahkan: "Kita tidak akan pernah menyetujui pembagian tanah air kita." Organisasi teroris Begin, Irgun, menggunakan lencana dan slogan "Kedua sisi Yordan," yang mengacu pada klaim-klaim Yahudi atas seluruh Palestina dan Yordania. Begin tidak pernah melepaskan ambisi itu.
Baca juga: 6 Omong Kosong Israel untuk Dirikan Negara Yahudi
(mhy)
Lihat Juga :