Tafsir Israiliyyat: Menyoal Unsur Romantis Narasi Yusuf dan Zulaikha

Senin, 23 Oktober 2023 - 15:05 WIB
loading...
Tafsir Israiliyyat:...
Beberapa kritikus Al-Quran mengklaim bahwa narasi Yusuf dan Zulaikha sebenarnya hanyalah kisah cinta. Ilustrasi: YouTube
A A A
Kisah Nabi Yusuf adalah kisah yang paling lengkap disajikan dalam al-Quran . Beberapa kritikus Al-Quran mengklaim bahwa narasi Yusuf dan Zulaikha sebenarnya hanyalah kisah cinta , sehingga mereka tidak menganggap surat Yusuf sebagai kanonik karena mengandung unsur romantis yang tidak seharusnya ada di dalam kitab suci .

Al-Shahrastani dalam "al-Milal wa al-Nihal" menyebut pandangan ini dipegang oleh sekte radikal Khawarij yang dikenal sebagai Sekte al-Ajaridah yakni para pengikut Abdul Karim bin Ajrad.

Baca juga: Adegan Terlarang Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha dalam Tafsir Israiliyyat

A Umar Syam Manggabarani dalam Tesisnya berjudul "Israiliyyat dalam Kisah Nabi Yusuf as Perspektif Ibnu Katsir" menulis, orang Yahudi , atau Bani Israil , dipersalahkan dalam kisah-kisah yang diceritakan dalam Al-Quran.

"Kendati demikian, tidak dapat disangkal bahwa Israiliyat telah memainkan peran penting baik di era klasik maupun modern dalam mengomentari penafsiran teks," ujarnya.

Menurutnya, salah satu alasan para mufassir menggunakan riwayat-riwayat Israiliyat dalam kitab-kitab tafsirnya adalah agar mereka dapat berkontribusi pada akumulasi sejarah informasi tentang Israiliyyat yang sudah ada dalam kanon Islam.

Nashrudin Baidan dalam bukunya berjudul "Wawasan Baru Ilmu Tafsir" (Pustaka Pelajar, 2005) menambahkan puritanisme, yang berupaya mengembalikan Al-Qur'an ke keadaan aslinya yang murni, harus disalahkan atas penolakan tafsir Surat Yusuf tersebut.

"Nasrudin Baidan, bagaimanapun, berpendapat bahwa penafsiran Al-Quran ini sangat lemah, baik secara historis maupun dari sudut pandang teks itu sendiri," ujar Umar Syam.

Baca juga: Harut dan Marut (2): Kisah Israiliyat yang Paling Ngetop

Jamal Mustafa Abdul Hamid Abdul Wahhab dalam "Usul Al-Dakhil Fi al-Tafsir" mengatakan beberapa ahli tafsir mengklaim bahwa Israiliyat adalah sumber yang keliru ketika diterapkan pada kesimpulan, meskipun masih menjadi perdebatan dalam ilmu tafsir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ijtimak Ulama Hasilkan...
Ijtimak Ulama Hasilkan Delapan Rekomendasi Penyempurnaan Tafsir Al-Quran Kemenag
Gelar Uji Publik Penyempurnaan...
Gelar Uji Publik Penyempurnaan Tafsir Al Qur’an, Kemenag: Menjawab Kebutuhan Umat
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Nazi’at: Perbedaan Kehidupan Penghuni Neraka dan Surga
Gus Baha Beri Catatan...
Gus Baha Beri Catatan Tafsir Kemenag: Benar Saja Tidak Cukup, Harus Nyaman Dibaca
Doa agar Menjadi Orang...
Doa agar Menjadi Orang yang Amanah, Diamalkan Nabi Yusuf AS
ICIEFE 2025, Menag Dorong...
ICIEFE 2025, Menag Dorong Tafsir Al-Qur'an yang Adaptif terhadap Budaya
Rekomendasi
Melintasi Sembilan Negara,...
Melintasi Sembilan Negara, Sungai Nil Saksi Angkara Murka Firaun
Gara-gara Cheetos Jatuh...
Gara-gara Cheetos Jatuh Picu Kekacauan Ekosistem di Gua Terbesar di AS
Belasan Patung Ini Menceritakan...
Belasan Patung Ini Menceritakan Budaya LGBT Pompeii
Artikel Terkini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved