Tobat Nabi Daud, Metafor dan Sindiran Berdasar Kisah Israiliyat?
Kamis, 30 Desember 2021 - 12:36 WIB
loading...
KIsah tobat Nabi Daud karena kepincut istri tetangga hanya kisah israiliyat? (Foto/Ilustrasi : Ist)
A
A
A
Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan kisah Nabi Daud yang kepincut perempuan istri tetangganya lalu bertobat kepada Allah SWT lebih sebagai kisah israiliyat. Kisah ini sendiri dikaitkan dengan tafsir Al-Quran surat Shaad ayat 22-25.
"Kisah-kisah israiliat ini menampilkan dengan buruk perjalanan para Rasul dan Nabi-nabi," tutur Syaikh Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "at Taubat Ila Allah".
Sekadar mengingatkan, istilah israiliyat meski dinisbatkan kepada Israil, julukan bagi Nabi Yaqub dan merujuk kepada kisah yang bersumber dari orang-orang Yahudi, tetapi dalam perkembanganya israiliyat lebih populer dikenal untuk kisah atau dongeng masa lalu yang masuk ke dalam tafsir dan hadits. Baik yang bersumber dari orang-orang Yahudi-Nasrani maupun lainnya.
Cerita-cerita itu semakin berkembang dengan banyaknya orang yang berprofesi sebagai alqassasun (pandai cerita) yang selalu menonjolkan keanehan-keanehan dalam penyampaiannya agar menarik perhatian pendengar.
Baca juga: Kepincut Istri Petani, Nabi Daud Tobat Sujud 40 Hari tanpa Makan dan Minum
Kisah Dua Orang
Kembali ke kisah tobat Nabi Daud seperti diceritakan dalam surah Shaad. Ini adalah kisah ketika dua orang yang sedang berselisih datang kepada Nabi dan Daud dan memasuki mihrab beliau, sehingga beliau terkejut melihat kedua orang itu.
Keduanya kemudian berkata:
"Janganlah kamu merasa takut (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus."
"Sesungguhnya saudaraku ini, mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata: Serahkanlah kambingmu itu kepadaku, dan ia mengalahkan aku dalam perdebatan."
Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini."
Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya, maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat. Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik." (QS. Shaad: 22-25)
"Kisah-kisah israiliat ini menampilkan dengan buruk perjalanan para Rasul dan Nabi-nabi," tutur Syaikh Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "at Taubat Ila Allah".
Sekadar mengingatkan, istilah israiliyat meski dinisbatkan kepada Israil, julukan bagi Nabi Yaqub dan merujuk kepada kisah yang bersumber dari orang-orang Yahudi, tetapi dalam perkembanganya israiliyat lebih populer dikenal untuk kisah atau dongeng masa lalu yang masuk ke dalam tafsir dan hadits. Baik yang bersumber dari orang-orang Yahudi-Nasrani maupun lainnya.
Cerita-cerita itu semakin berkembang dengan banyaknya orang yang berprofesi sebagai alqassasun (pandai cerita) yang selalu menonjolkan keanehan-keanehan dalam penyampaiannya agar menarik perhatian pendengar.
Baca juga: Kepincut Istri Petani, Nabi Daud Tobat Sujud 40 Hari tanpa Makan dan Minum
Kisah Dua Orang
Kembali ke kisah tobat Nabi Daud seperti diceritakan dalam surah Shaad. Ini adalah kisah ketika dua orang yang sedang berselisih datang kepada Nabi dan Daud dan memasuki mihrab beliau, sehingga beliau terkejut melihat kedua orang itu.
Keduanya kemudian berkata:
"Janganlah kamu merasa takut (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus."
"Sesungguhnya saudaraku ini, mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata: Serahkanlah kambingmu itu kepadaku, dan ia mengalahkan aku dalam perdebatan."
Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini."
Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya, maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat. Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik." (QS. Shaad: 22-25)
Lihat Juga :