Khotbah Jumat: Palestina Negeri yang Tak Dapat Dipisahkan dari Islam
Jum'at, 03 November 2023 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Hadirin Jamaah Jum'ah rahimakumullah!
Ketahuilah, Palestina adalah negeri yang tak bisa dipisahkan dari ajaran Islam. Syam, yang di dalamnya termasuk Palestina, adalah negeri yang diberkahi dan disucikan Allah subhanahu wa ta'ala.
Allah berfirman:
وَنَجَّيْنَاهُ وَلُوطًا إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا لِلْعَالَمِينَ
"Kami menyelamatkan dia (Ibrahim) dan Luth ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam."(QS al-Anbiya' [21]: Ayat 71)
Imam Ibnu Katsir berkata, "Allah memberitahukan tentang Ibrahim yang diselamatkan dari api buatan kaumnya dan membebaskan dia dari mereka dengan berhijrah ke Negeri Syam, tanah yang disucikan."
Keutamaan Palestina Sebagai Bagian dari Syam
Rasulullah ﷺ juga memberikan banyak pujian kepada negeri Syam. Di antaranya:
طُوبَى لِلشَّامِ فَقُلْنَا لِأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِأَنَّ مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا
"Keberuntungan bagi penduduk Syam," Kami bertanya, "Karena apa, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Karena para Malaikat membentangkan sayap-sayapnya kepada mereka (penduduk Syam)." (HR at-Tirmidzi)
Di Palestina terdapat Masjid al-Aqsha. Inilah kiblat pertama kaum Muslim dan tempat singgah perjalanan Isra Mi'raj. Wilayah di sekitarnya juga tempat yang Allah berkahi (Lihat: QS al-Isra' [17]: Ayat 1)
Suatu ketika, Maimunah, pembantu Rasulullah ﷺ berkata: "Wahai Nabi Allah, berilah kami fatwa tentang Baitul Maqdis." Rasulullah menjawab, "Bumi tempat bertebaran dan tempat berkumpul. Datangilah ia. Lalu sholatlah di dalamnya karena sesungguhnya shalat di dalamnya seperti seribu kali shalat di tempat lain." (HR Ahmad)
Karena itu, jelaslah tanah Palestina, Yerusalem dan Al-Aqsha adalah bagian dari Islam dan kaum Muslim. Sungguh kebodohan dan kampanye busuk yang menyatakan kalau Palestina ataupun Yerusalem bukanlah bagian dari Islam dan kita tidak punya kepentingan di sana.
Hadirin Jamaah Jum'ah rahimakumullah!
Fakta lain menunjukkan: Pertama, wilayah Yerusalem menjadi bagian dari negeri-negeri Islam dengan status sebagai tanah kharaj sejak era Kekhilafahan Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu. Pada Tahun 637 M. Khalifah Umar menerima penyerahan tanah itu dari Uskup Yerusalem, Sophronius.
Ketahuilah, Palestina adalah negeri yang tak bisa dipisahkan dari ajaran Islam. Syam, yang di dalamnya termasuk Palestina, adalah negeri yang diberkahi dan disucikan Allah subhanahu wa ta'ala.
Allah berfirman:
وَنَجَّيْنَاهُ وَلُوطًا إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا لِلْعَالَمِينَ
"Kami menyelamatkan dia (Ibrahim) dan Luth ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam."(QS al-Anbiya' [21]: Ayat 71)
Imam Ibnu Katsir berkata, "Allah memberitahukan tentang Ibrahim yang diselamatkan dari api buatan kaumnya dan membebaskan dia dari mereka dengan berhijrah ke Negeri Syam, tanah yang disucikan."
Keutamaan Palestina Sebagai Bagian dari Syam
Rasulullah ﷺ juga memberikan banyak pujian kepada negeri Syam. Di antaranya:
طُوبَى لِلشَّامِ فَقُلْنَا لِأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِأَنَّ مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا
"Keberuntungan bagi penduduk Syam," Kami bertanya, "Karena apa, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Karena para Malaikat membentangkan sayap-sayapnya kepada mereka (penduduk Syam)." (HR at-Tirmidzi)
Di Palestina terdapat Masjid al-Aqsha. Inilah kiblat pertama kaum Muslim dan tempat singgah perjalanan Isra Mi'raj. Wilayah di sekitarnya juga tempat yang Allah berkahi (Lihat: QS al-Isra' [17]: Ayat 1)
Suatu ketika, Maimunah, pembantu Rasulullah ﷺ berkata: "Wahai Nabi Allah, berilah kami fatwa tentang Baitul Maqdis." Rasulullah menjawab, "Bumi tempat bertebaran dan tempat berkumpul. Datangilah ia. Lalu sholatlah di dalamnya karena sesungguhnya shalat di dalamnya seperti seribu kali shalat di tempat lain." (HR Ahmad)
Karena itu, jelaslah tanah Palestina, Yerusalem dan Al-Aqsha adalah bagian dari Islam dan kaum Muslim. Sungguh kebodohan dan kampanye busuk yang menyatakan kalau Palestina ataupun Yerusalem bukanlah bagian dari Islam dan kita tidak punya kepentingan di sana.
Hadirin Jamaah Jum'ah rahimakumullah!
Fakta lain menunjukkan: Pertama, wilayah Yerusalem menjadi bagian dari negeri-negeri Islam dengan status sebagai tanah kharaj sejak era Kekhilafahan Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu. Pada Tahun 637 M. Khalifah Umar menerima penyerahan tanah itu dari Uskup Yerusalem, Sophronius.
Lihat Juga :