Guru Yahudi Ini Anggap Surga Umat Islam Aneh, Begini Penjelasan Iyas bin Mu’awiyah
Kamis, 09 November 2023 - 12:17 WIB
loading...
Apakah semua yang kita makan di dunia ini, akan keluar menjadi kotoran? Ilustrasi: Ist
A
A
A
Ini adalah kisah Iyas bin Mu’awiyah al-Muzanni saat masih belia. Diriwayatkan bahwa, kala itu ia belajar ilmu hisab di sebuah sekolah yang diajar oleh seorang Yahudi ahli Dzimmah (orang non-muslim merdeka yang hidup dalam negara Islam).
Pada suatu hari berkumpullah kawan-kawannya dari kalangan Yahudi itu. Mereka asyik membicarakan masalah agama , tanpa menyadari bahwa Iyas turut mendengarkannya.
Guru Yahudi itu berkata kepada teman-teman Iyas, “Tidakkah kalian merasa heran kepada kaum Muslimin itu? Mereka berkata bahwa mereka akan makan di surga, namun tidak akan buang air besar?”
Baca juga: 8 Tingkatan Surga, Apa Saja?
Mendengar itu, Iyas pun memotong pembicaraan tersebut. “Bolehkah aku ikut campur dalam perkara yang kalian bicarakan itu wahai guru?” ujar Iyas.
“Silahkan!” jawab sang guru mempersilakan.
“Apakah semua yang kita makan di dunia ini, akan keluar menjadi kotoran?” tanya Iyas kemudian.
“Tidak!” jawab guru.
“Lalu ke mana perginya yang tidak keluar itu?” tanya Iyas lagi.
“Tersalurkan sebagai makanan jasmani,” jawab sang guru.
Pada suatu hari berkumpullah kawan-kawannya dari kalangan Yahudi itu. Mereka asyik membicarakan masalah agama , tanpa menyadari bahwa Iyas turut mendengarkannya.
Guru Yahudi itu berkata kepada teman-teman Iyas, “Tidakkah kalian merasa heran kepada kaum Muslimin itu? Mereka berkata bahwa mereka akan makan di surga, namun tidak akan buang air besar?”
Baca juga: 8 Tingkatan Surga, Apa Saja?
Mendengar itu, Iyas pun memotong pembicaraan tersebut. “Bolehkah aku ikut campur dalam perkara yang kalian bicarakan itu wahai guru?” ujar Iyas.
“Silahkan!” jawab sang guru mempersilakan.
“Apakah semua yang kita makan di dunia ini, akan keluar menjadi kotoran?” tanya Iyas kemudian.
“Tidak!” jawab guru.
“Lalu ke mana perginya yang tidak keluar itu?” tanya Iyas lagi.
“Tersalurkan sebagai makanan jasmani,” jawab sang guru.
Lihat Juga :