Abu Ubaidah, Komandan Perang yang Menaklukkan Yerusalem di Era Khalifah Umar bin Khattab
Rabu, 15 November 2023 - 05:15 WIB
loading...
Abu Ubaidah adalah sahabat Nabi Muhammad SAW. Ia termasuk paling awal memeluk agama Islam. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Nama pahlawan Islam ini tak sepopuler Khalid bin Walid . Dia adalah Abu Ubaidah bin Jarrah . Dia pula yang menjadi komandan perang saat Yerusalem takluk di bawah Islam pada era Khalifah Umar bin Khattab .
Sekadar mengingatkan, Abu Ubaidah adalah sahabat Nabi Muhammad SAW . Ia termasuk paling awal memeluk agama Islam. Beliau salah seorang dari 10 orang yang dijanjikan masuk surga.
Pada saat Umar bin Khattab menjabat sebagai Khalifah, karir Abu Ubaidah bin Jarrah di militer amat mencorong. Ia menggantikan Khalid bin Walid sebagai pemimpin perang saat melawan pasukan Romawi .
Baca juga: Spekulasi Mengapa Umar bin Khattab Habisi Karir Militer Khalid bin Walid
Dr Gandhi Liyorba Indra, S.Ag., M.Ag. dalam bukunya berjudul "Pasang Surut Peradaban dalam Lintas Sejarah" menyebut di era Umar bin Khattab pula, ekspansi wilayah Islam dilakukan dengan gencar.
Sebut saja perluasan Islam ke Syria dan jatuhnya kota Damaskus. Ketika kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq , ekspansi ke wilayah Syria memang sudah dirintis, tetapi belum dikuasai, Abu Bakar keburu wafat. Perang ini dinamakan Perang Yarmuk, yaitu perang antara pasukan muslim dengan tentara Byzantium, yang dipimpin oleh Khalid bin Al Walid.
Setelah Umar menjabat sebagai Khalifah, pemimpin pasukan diganti Abu Ubaidah bin Jarrah. Dalam pertempuran ini, kaum muslimin memenangkan perang dan berhasil menaklukan kota Damaskus yang menjadi ibu kota Syria pada tahun 636M.
Begitu juga jatuhnya Kota Baitul Maqdis. Ketika pasukan Islam menyerang Yerusalem, tentara Romawi Timur dipimpin oleh Jenderal Aretion dengan benteng-benteng pertahanan yang kuat.
Peristiwa ini menyebabkan rakyat hampir mati kelaparan, sehingga wali kotanya membuat pernyataan yang isinya, tentara Romawi di Syria menyerah kalah.
Baca juga: Kisah Khalifah Umar bin Khattab Memecat Khalid bin Walid sebagai Panglima Perang
Sekadar mengingatkan, Abu Ubaidah adalah sahabat Nabi Muhammad SAW . Ia termasuk paling awal memeluk agama Islam. Beliau salah seorang dari 10 orang yang dijanjikan masuk surga.
Pada saat Umar bin Khattab menjabat sebagai Khalifah, karir Abu Ubaidah bin Jarrah di militer amat mencorong. Ia menggantikan Khalid bin Walid sebagai pemimpin perang saat melawan pasukan Romawi .
Baca juga: Spekulasi Mengapa Umar bin Khattab Habisi Karir Militer Khalid bin Walid
Dr Gandhi Liyorba Indra, S.Ag., M.Ag. dalam bukunya berjudul "Pasang Surut Peradaban dalam Lintas Sejarah" menyebut di era Umar bin Khattab pula, ekspansi wilayah Islam dilakukan dengan gencar.
Sebut saja perluasan Islam ke Syria dan jatuhnya kota Damaskus. Ketika kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq , ekspansi ke wilayah Syria memang sudah dirintis, tetapi belum dikuasai, Abu Bakar keburu wafat. Perang ini dinamakan Perang Yarmuk, yaitu perang antara pasukan muslim dengan tentara Byzantium, yang dipimpin oleh Khalid bin Al Walid.
Setelah Umar menjabat sebagai Khalifah, pemimpin pasukan diganti Abu Ubaidah bin Jarrah. Dalam pertempuran ini, kaum muslimin memenangkan perang dan berhasil menaklukan kota Damaskus yang menjadi ibu kota Syria pada tahun 636M.
Begitu juga jatuhnya Kota Baitul Maqdis. Ketika pasukan Islam menyerang Yerusalem, tentara Romawi Timur dipimpin oleh Jenderal Aretion dengan benteng-benteng pertahanan yang kuat.
Peristiwa ini menyebabkan rakyat hampir mati kelaparan, sehingga wali kotanya membuat pernyataan yang isinya, tentara Romawi di Syria menyerah kalah.
Baca juga: Kisah Khalifah Umar bin Khattab Memecat Khalid bin Walid sebagai Panglima Perang
Lihat Juga :