Tadabbur Al-An'am Ayat 96: Menyingsingkan Pagi dan Menjadikan Malam untuk Istirahat

Sabtu, 18 November 2023 - 23:51 WIB
loading...
Tadabbur Al-Anam Ayat...
Allah menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk istirahat ternyata menyimpan hikmah dan manfaat besar bagi manusia. Foto/dok Pexels
A A A
Tadabbur ayat Al-Qur'an kali ini mengulas tentang kekuasaan Allah menciptakan langit dan bumi serta perputaran waktu. Allah menyingsingkan waktu pagi dan malam yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk-Nya.

Itulah ketetapan Allah Yang Maha Kuasa. Allah menyuruh manusia agar memperhatikan perputaran waktu yang disebabkan oleh peredaran benda-benda langit yang berlaku menurut hukum sebab dan akibat. Allah mengajak manusia memperhatikan alam terbuka yang dapat dilihat sehari-hari. Allah menyingsingkan cahaya pagi yang menghapus kegelapan malam.

Berikut firman Allah dalam Al-Qur'an :

فَالِقُ الۡاِصۡبَاحِ‌ۚ وَ جَعَلَ الَّيۡلَ سَكَنًا وَّالشَّمۡسَ وَالۡقَمَرَ حُسۡبَانًا‌ ؕ ذٰلِكَ تَقۡدِيۡرُ الۡعَزِيۡزِ الۡعَلِيۡمِ

Faaliqul isbaahi wa ja'alallaila sakanaw wasy-syamsa walqamara husbaanaa; dzaalika taqdiirul 'Aziizil 'Aliim.

Artinya: "Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui." (QS. Al-An'am Ayat 96)

Dalam tafsir ringkas Kementerian Agama dijelaskan, Allah menciptakan malam untuk beristirahat setelah mereka penat karena bekerja di siang hari. Keadaan ini digambarkan sebagai suasana ketenangan. Suasana yang silih berganti antara siang dan malam seperti keadaan yang mempunyai persamaan dengan perputaran hidup, agar mereka mempunyai pandangan hidup yang lebih luas.

Penjelasan Ilmiah
Uraian ilmiahnya sebagai berikut: Kata husbana (perhitungan) dalam ayat ini dimaksudkan sebagai perhitungan kalender (penanggalan). Dalam sejarah peradaban manusia, telah terbukti bahwa matahari dan bulan digunakan untuk perhitungan penanggalan. Penanggalan berbasis pada gerak dan posisi matahari di langit bumi, atau dikenal dengan Solar Calendar, telah dilakukan oleh peradaban Barat (berasal dari Romawi dan Yunani), India.

Sedang peradaban Yahudi, Arab, Cina, juga India menggunakan Lunar Calendar, yaitu perhitungan berbasiskan kepada gerak dan posisi bulan di langit bumi. Dalam bahasa astronomi, Solar Calendar berbasiskan pada lintasan-orbit bumi terhadap posisi matahari, sedang Lunar Calendar berbasis pada lintasan-orbit bulan terhadap posisi bumi dan matahari.

Dalam dunia astronomi-astrofisika, bulan juga digunakan dalam perhitungan penentuan kestabilan dinamika rotasi (rotational dynamic stability) bumi. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan bulan sangat diperlukan agar precession (perkitaran) bumi pada sumbunya stabil. Bulan memberikan kestabilan dalam dimensi waktu 10-100 tahun. Sedang Venus dan Mars memberikan kestabilan dalam dimensi waktu 100-500 tahun. Sedang planet Yupiter dan Saturnus, juga ikut memberikan rotational dynamic stability terhadap bumi kita ini, juga bertindak sebagai shield (perisai) bagi bumi terhadap hamburan meteor yang akan membentur bumi.

Allah menyebutkan sebab-sebab yang mengubah suasana siang menjadi malam yaitu matahari yang beredar menurut waktu-waktu yang telah ditentukan. Sebagai bandingannya disebutkan, bahwa bulan tampak cemerlang di waktu malam. Baik matahari maupun bulan beredar di angkasa raya menurut garis edarnya secara teratur dan tertentu.

"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu)." (QS Yunus Ayat 5)

Wallahu A'lam

Baca Juga: 6 Tanda Kebesaran Allah yang Wajib Disyukuri, Nomor 2 Sering Diabaikan
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mentadaburi Al Quran...
Mentadaburi Al Quran Lebih Utama dari Berdoa, Begini Penjelasannya
Tadabur Surat Al Qadr,...
Tadabur Surat Al Qadr, Surat yang Sering Diamalkan Menjelang Datangnya Malam Lailatul Qadar
Tadabur Surat As Shaffat...
Tadabur Surat As Shaffat Ayat 123-132 : Kisah Nabi Ilyas yang Kaumnya Menyembah Baal
Tadabur Surat Al Ankabut...
Tadabur Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Naziat : Perbedaan Penghuni Surga dan Neraka
Tadabur Surat An-Najm...
Tadabur Surat An-Najm Ayat 13-18: Kisah Perjalanan Mikraj Nabi SAW ke Sidratul Muntaha
Rekomendasi
Ini Kandungan Muntahan...
Ini Kandungan Muntahan Ikan Paus Sperma, Bikin Penemunya Auto Tajir
Beragama Yahudi, Garis...
Beragama Yahudi, Garis Keturunan Christopher Columbus Terkuak
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Artikel Terkini
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Infografis
Amalan dan Keutamaan...
Amalan dan Keutamaan Menghidupan Malam Nisfu Syaban
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved