Kisah Nabi Ibrahim Berdakwah di Babilonia, Membuat Makar terhadap Tuhan Mereka
Kamis, 23 November 2023 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Sebenarnya mereka sendiri mengakui ketidakberdayaan berhala-berhala tersebut. Namun, sekali lagi, mengikuti ajaran nenek moyang yang menjadikan mereka berbuat seperti itu.
Padahal telah nyata kesesatan mereka. Karena itu beliau mengatakan, "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah Kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu? Karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku. ( QS Asy-Syu'ara : 75-77)
Baca juga: Munculnya Penyembah Berhala dan Kisah Nabi Ibrahim Membangun Kakbah pada 8 Zulhijah
Kaumnya terperanjat dengan ketegasan Nabi Ibrahim yang menjelaskan kebatilan tuhan-tuhan mereka, sehingga mereka perlu mempertegas apakah yang dikatakan Nabi Ibrahim sungguh-sungguh atau sekedar main-main.
"Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?" ( QS. Al-Anbiya : 55)
Nabi Ibrahim menjawab pertanyaan mereka, "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya. Dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu". (QS. Al-Anbiya: 56)
Bahkan Nabi Ibrahim mengancam akan membuat makar terhadap tuhan-tuhan mereka, "Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya. (QS Al Anbiya: 88-89)
Ada yang mengatakan bahwa ungkapan yang terakhir adalah di dalam hatinya. Ibnu Mas'ud mengatakan, hanya sebagian yang mendengarnya.
Baca juga: Beda Ajaran Tauhid Nabi Ibrahim dan Nabi Sebelumnya
Padahal telah nyata kesesatan mereka. Karena itu beliau mengatakan, "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah Kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu? Karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku. ( QS Asy-Syu'ara : 75-77)
Baca juga: Munculnya Penyembah Berhala dan Kisah Nabi Ibrahim Membangun Kakbah pada 8 Zulhijah
Kaumnya terperanjat dengan ketegasan Nabi Ibrahim yang menjelaskan kebatilan tuhan-tuhan mereka, sehingga mereka perlu mempertegas apakah yang dikatakan Nabi Ibrahim sungguh-sungguh atau sekedar main-main.
"Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?" ( QS. Al-Anbiya : 55)
Nabi Ibrahim menjawab pertanyaan mereka, "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya. Dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu". (QS. Al-Anbiya: 56)
Bahkan Nabi Ibrahim mengancam akan membuat makar terhadap tuhan-tuhan mereka, "Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya. (QS Al Anbiya: 88-89)
Ada yang mengatakan bahwa ungkapan yang terakhir adalah di dalam hatinya. Ibnu Mas'ud mengatakan, hanya sebagian yang mendengarnya.
Baca juga: Beda Ajaran Tauhid Nabi Ibrahim dan Nabi Sebelumnya
(mhy)
Lihat Juga :