Kisah Inggris dan Rakyatnya Dijual 1.250.000 Poun Sterling kepada Rentenir Yahudi
Kamis, 23 November 2023 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
1. Nama dan identitas pemberi pinjaman harus dirahasiakan. 2. Pemerintah harus memberikan rekomendasi istimewa bagi berdirinya Bank Inggris.3. Pemerintah Inggris harus menjamin keamanan direktur Bank tersebut.
Mereka akan memberi pinjaman sebesar £ 1.250.000 dengan jaminan, bahwa:
1) Setiap £ 10 dari uang pinjaman berarti memberi wewenang kepada mereka untuk mencetak £ 1 mata uang emas, dan didepositokan khusus bagi mereka di Bank tersebut.
2) Mereka diberi wewenang untuk menentukan angka utang nasional Inggris, dan sekaligus diberi kepastian mengenai pembayarannya kembali, baik pinjaman pokok maupun jumlah bunganya, dengan mengenakan pajak langsung kepada rakyat Inggris.
"Demikianlah bunyi syarat itu," kata William G Carr. "Jelaslah kiranya, bahwa raja boneka Konspirasi Yahudi William of Orange telah menjual kerajaan Inggris dan rakyatnya kepada pemilik modal Yahudi Internasional seharga £ 1.250.000."
Baca juga: Kisah Lenin dan Trotsky Memimpin Gerakan Sabotase Internasional yang Dibiayai Yahudi
Ini berarti, impian mereka untuk menguasai Inggris secara ekonomis dan politik telah menjadi kenyataan lewat Bank Inggris, yang telah berhasil dikuasai itu. Demikian juga ini berarti, mereka telah mempunyai hak untuk mengeluarkan mata uang Inggris secara resmi.
Oleh karena itu, kata William G. Carr, kekuatan hukum tidak lagi mampu menyentuh atau menghalangi mereka, setelah kendali kekuasaan berada dalam genggaman tangan mereka. "Pemerintah Inggris telah ditenggelamkan dalam lumpur utang besar-besaran," tuturnya.
Dengan kapasitas yang diberikan pemerintah kepada Bank Inggris untuk mengeluarkan setiap pinjaman £ 10.000 untuk setiap £ 100 emas yang disimpan dalam nomor account khusus mereka sebagai jaminan, berarti mereka mendapat bunga dari keseluruhan jumlah, yaitu £ 1.000, bukan hanya sepersepuluh dari jumlah nilai itu.
Setiap nasabah yang mau pinjam, baik individu maupun lembaga, harus menyediakan jaminan berupa tanah, saham atau harta milik apa raja, dan harganya dinilai jauh di bawah harga umum.
Mereka akan memberi pinjaman sebesar £ 1.250.000 dengan jaminan, bahwa:
1) Setiap £ 10 dari uang pinjaman berarti memberi wewenang kepada mereka untuk mencetak £ 1 mata uang emas, dan didepositokan khusus bagi mereka di Bank tersebut.
2) Mereka diberi wewenang untuk menentukan angka utang nasional Inggris, dan sekaligus diberi kepastian mengenai pembayarannya kembali, baik pinjaman pokok maupun jumlah bunganya, dengan mengenakan pajak langsung kepada rakyat Inggris.
"Demikianlah bunyi syarat itu," kata William G Carr. "Jelaslah kiranya, bahwa raja boneka Konspirasi Yahudi William of Orange telah menjual kerajaan Inggris dan rakyatnya kepada pemilik modal Yahudi Internasional seharga £ 1.250.000."
Baca juga: Kisah Lenin dan Trotsky Memimpin Gerakan Sabotase Internasional yang Dibiayai Yahudi
Ini berarti, impian mereka untuk menguasai Inggris secara ekonomis dan politik telah menjadi kenyataan lewat Bank Inggris, yang telah berhasil dikuasai itu. Demikian juga ini berarti, mereka telah mempunyai hak untuk mengeluarkan mata uang Inggris secara resmi.
Oleh karena itu, kata William G. Carr, kekuatan hukum tidak lagi mampu menyentuh atau menghalangi mereka, setelah kendali kekuasaan berada dalam genggaman tangan mereka. "Pemerintah Inggris telah ditenggelamkan dalam lumpur utang besar-besaran," tuturnya.
Dengan kapasitas yang diberikan pemerintah kepada Bank Inggris untuk mengeluarkan setiap pinjaman £ 10.000 untuk setiap £ 100 emas yang disimpan dalam nomor account khusus mereka sebagai jaminan, berarti mereka mendapat bunga dari keseluruhan jumlah, yaitu £ 1.000, bukan hanya sepersepuluh dari jumlah nilai itu.
Setiap nasabah yang mau pinjam, baik individu maupun lembaga, harus menyediakan jaminan berupa tanah, saham atau harta milik apa raja, dan harganya dinilai jauh di bawah harga umum.
Lihat Juga :