Hakikat Islam adalah Memurnikan Segala Ibadah Hanya untuk Allah Semata
Minggu, 26 November 2023 - 08:33 WIB
loading...
Islam adalah akidah dan syariat, ilmu dan amal, dan ia berupa amalan lahiriah yang mencerminkan amalan batin. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Dr Abdul Muhsin bin Muhammad Al-Qasim, Imam dan Khotib Masjid Nabaw i, dalam bukunya berjudul “ Doa ” menegaskan agama yang Allah ridai bagi segenap makhlukNya, dari generasi awal hingga generasi terakhir, adalah Islam.
Seluruh Nabi telah membawa ajaran Islam serta mengibarkan panjinya, Allah Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah ialah Islam." [ QS Ali Imran : 19].
Baca juga: Doa-doa Menghilangkan Rasa Sakit Hati
Islam adalah memurnikan keikhlasan hanya untuk Allah semata, berserah diri kepadaNya, seraya mengimaniNya sebagai satu-satunya Tuhan, penguasa, pengatur alam semesta dan sesembahan yang berhak disembah dengan benar.
Islam adalah agama yang lurus, agama ayah kita semua, Nabi Ibrahim -as- Allah ta'ala berfirman:
"Kemudian, Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad), 'Ikutilah agama Ibrahim sebagai (sosok) yang hanif dan tidak termasuk orang-orang musyrik.'” [ QS An-Nahl : 123].
Islam adalah akidah dan syariat, ilmu dan amal, dan ia berupa amalan lahiriah yang mencerminkan amalan batin. Kalimat "Laa ilaaha illallah" (Tiada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah) merupakan dasar dan pondasi ajaran Islam, awal dan akhirnya, sebab dan tujuannya, puncak bangunan yang mendefinisikan kesempurnaan dan keindahannya.
Baca juga: Doa-doa yang Tidak Tertolak, Salah Satunya Doa Pemimpin yang Adil
Kedudukan makna dan lafaznya bagaikan ruh dan jasad. Jasad tidak akan berguna tanpa adanya ruh. Melafalkannya tanpa meyakini maknanya tidak akan memberi manfaat kepada pemiliknya.
Ia adalah suatu kalimat yang menghimpun seluruh kandungan Islam; barangsiapa mengucapkannya dalam keadaan telah mengetahui maknanya, mengamalkan kandungannya dan memenuhi hak-haknya, berarti ia telah merealisasikan tauhid. Dan barangsiapa telah mengimplementasikan tauhid seperti yang diwajibkan oleh Allah, niscaya ia akan masuk Surga tanpa hisab maupun azab.
Baca juga: Doa-doa untuk Meluluhkan Hati Suami
Seluruh Nabi telah membawa ajaran Islam serta mengibarkan panjinya, Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
"Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah ialah Islam." [ QS Ali Imran : 19].
Baca juga: Doa-doa Menghilangkan Rasa Sakit Hati
Islam adalah memurnikan keikhlasan hanya untuk Allah semata, berserah diri kepadaNya, seraya mengimaniNya sebagai satu-satunya Tuhan, penguasa, pengatur alam semesta dan sesembahan yang berhak disembah dengan benar.
Islam adalah agama yang lurus, agama ayah kita semua, Nabi Ibrahim -as- Allah ta'ala berfirman:
ثُمَّ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ أَنِ ٱتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَٰهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ
"Kemudian, Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad), 'Ikutilah agama Ibrahim sebagai (sosok) yang hanif dan tidak termasuk orang-orang musyrik.'” [ QS An-Nahl : 123].
Islam adalah akidah dan syariat, ilmu dan amal, dan ia berupa amalan lahiriah yang mencerminkan amalan batin. Kalimat "Laa ilaaha illallah" (Tiada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah) merupakan dasar dan pondasi ajaran Islam, awal dan akhirnya, sebab dan tujuannya, puncak bangunan yang mendefinisikan kesempurnaan dan keindahannya.
Baca juga: Doa-doa yang Tidak Tertolak, Salah Satunya Doa Pemimpin yang Adil
Kedudukan makna dan lafaznya bagaikan ruh dan jasad. Jasad tidak akan berguna tanpa adanya ruh. Melafalkannya tanpa meyakini maknanya tidak akan memberi manfaat kepada pemiliknya.
Ia adalah suatu kalimat yang menghimpun seluruh kandungan Islam; barangsiapa mengucapkannya dalam keadaan telah mengetahui maknanya, mengamalkan kandungannya dan memenuhi hak-haknya, berarti ia telah merealisasikan tauhid. Dan barangsiapa telah mengimplementasikan tauhid seperti yang diwajibkan oleh Allah, niscaya ia akan masuk Surga tanpa hisab maupun azab.
Baca juga: Doa-doa untuk Meluluhkan Hati Suami
(mhy)
Lihat Juga :