Keutamaan Membaca Tasbih: Salah Satunya Mendapatkan Tanaman Pohon di Surga
Senin, 27 November 2023 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Rasulullah bersabda, ‘Bacalah: ‘subhânallâhi wal hamdulillâhi wa lâ-ilâha illallâhu wallâhu akbar’, niscaya akan ditanamkan sebuah pohon di surga untukmu dengan setiap satu kali bacaan kalimat tersebut’.” (HR Ibnu Majah).
Dalam riwayat lain disebutkan, bahwa dengan membaca bacaan tasbih, pembaca tidak hanya mendapatkan pahala, namun juga diampuni dosa-dosanya. Rasulullah saw bersabda:
Artinya:“Sungguh Allah telah memilih empat perkataan, yaitu (1) subhânallâh, (2) alhamdulillâh, (3) lâ ilâha illallâh, dan (4) allâhu akbar. Barangsiapa mengucapkan subhânallâh, maka akan ditulis baginya 20 kebaikan, dan dihapus darinya 20 kesalahan (dosa); barangsiapa mengucapkan allâhu akbar, maka Allah akan memberikan seperti itu juga; barangsiapa mengucapkan lâ ilâha illallâh, maka Allah akan memberikan seperti itu juga; dan barangsiapa mengucapkan alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn dari relung hatinya, maka akan ditulis baginya 30 kebaikan dan dihapus darinya 30 kesalahan (dosa).” (HR Ahmad).
Baca juga: Bacaan Tasbih, Kalimat Toyyibah yang Banyak Keutamaan
Ada pula riwayat yang menjelaskan, tasbih tersebut dapat menggantikan bacaan al-Fatihah bagi orang yang belum mampu membacanya sementara waktu shalat sudah tiba, semisal mualaf, sebagaimana diriwayatkan:
Artinya:"Telah datang kepada Rasulullah saw seorang laki-laki, ia berkata: sungguh saya tidak mampu menghafal satu pun dari Al-Qur'an, maka ajarilah bacaan yang mencukupi ku. Rasulullah berkata: katakanlah, subhanallah walhamdulillah wa lailaha Illallah wallahu akbar wala haula wala kuwata illabillahil aliyil adzim." (HR Ahmad)
Baca juga: Keutamaan Zikir Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 Kali
Dalam riwayat lain disebutkan, bahwa dengan membaca bacaan tasbih, pembaca tidak hanya mendapatkan pahala, namun juga diampuni dosa-dosanya. Rasulullah saw bersabda:
إِنَّ اللهَ اصْطَفَى مِنَ الْكَلاَمِ أَرْبَعًا: سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ، وَلآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، قَالَ: فَمَنْ قَالَ: سُبْحَانَ اللهِ، كُتِبَتْ لَهُ بِهَا عِشْرُونَ حَسَنَةً أَوَ حُطَّتْ عَنْهُ عِشْرُونَ سَيِّئَةً، وَمَنْ قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ، فَمِثْلُ ذَلِكَ، وَمَنْ قَالَ: لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، فَمِثْلُ ذَلِكَ، وَمَنْ قَالَ: اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ مِنْ قِبَلِ نَفْسِهِ، كُتِبَ لَهُ بِهَا ثَلاثُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا ثَلاَثُونَ سَيِّئَةً. (رواه أحمد)
Artinya:“Sungguh Allah telah memilih empat perkataan, yaitu (1) subhânallâh, (2) alhamdulillâh, (3) lâ ilâha illallâh, dan (4) allâhu akbar. Barangsiapa mengucapkan subhânallâh, maka akan ditulis baginya 20 kebaikan, dan dihapus darinya 20 kesalahan (dosa); barangsiapa mengucapkan allâhu akbar, maka Allah akan memberikan seperti itu juga; barangsiapa mengucapkan lâ ilâha illallâh, maka Allah akan memberikan seperti itu juga; dan barangsiapa mengucapkan alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn dari relung hatinya, maka akan ditulis baginya 30 kebaikan dan dihapus darinya 30 kesalahan (dosa).” (HR Ahmad).
Baca juga: Bacaan Tasbih, Kalimat Toyyibah yang Banyak Keutamaan
Ada pula riwayat yang menjelaskan, tasbih tersebut dapat menggantikan bacaan al-Fatihah bagi orang yang belum mampu membacanya sementara waktu shalat sudah tiba, semisal mualaf, sebagaimana diriwayatkan:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وسلَّمَ، فَقَالَ: إِنِّي لَا أَسْتَطِيعُ أَنْ آخُذَ مِنَ الْقُرآنِ شَيْئًا فَعَلِّمْنِي مَا يُجْزِئُنِي. قَالَ: قُلْ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلآ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ (رواه أحمد)
Artinya:"Telah datang kepada Rasulullah saw seorang laki-laki, ia berkata: sungguh saya tidak mampu menghafal satu pun dari Al-Qur'an, maka ajarilah bacaan yang mencukupi ku. Rasulullah berkata: katakanlah, subhanallah walhamdulillah wa lailaha Illallah wallahu akbar wala haula wala kuwata illabillahil aliyil adzim." (HR Ahmad)
Baca juga: Keutamaan Zikir Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 Kali
(mhy)
Lihat Juga :