Amr bin Luhai: Pelopor Penyembah Berhala yang Memiliki 20 Buah Mata Unta
Kamis, 30 November 2023 - 15:02 WIB
loading...
Dalam adat masyarakat Arab, bahwa orang yang memiliki 1000 ekor unta harus mencukil 1 mata untanya. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Amr bin Luhai sang pelopor penyembah berhala yang disebut dalam hadis adalah tokoh yang disegani di tengah masyarakat Arab pada zamannya. Ia dikenal kaya raya . Amr bin Luhai mencukil mata untanya sebanyak 20 buah.
Hal itu merupakan gambaran bahwa ia memiliki 20.000 ekor onta. Karena dalam adat masyarakat Arab, bahwa orang yang memiliki 1000 onta harus mencukil 1 mata untanya. "Hal itu sebagai tolak bala dari penyakit ‘ain yang menyerang unta-unta tersebut," tulis Abu Bakar Zakaria dalam buku yang diterjemahkan Abu Umamah Arif Hidayatullah berjudul "Sang Ponir Kesyirikan".
Menurutnya, Amr bin Luhai membagikan kepada masyarakat Arab 10.000 unta. Dia pula orang yang pertama kali memberi makan jama’ah haji di Makkah yang berupa lemak punuk onta dan dagingnya yang dicampur dengan kuah remukan roti.
Baca juga: Kisah Amr bin Luhai sang Pelopor Penyembah Berhala
As-Suhaili, sebagaimana dikutip Abu Bakar Zakaria, mengatakan: "Seringkali ia menyembelih 10.000 unta yang gemuk pada saat haji, dan memberikan 10.000 pakaian sampai-sampai ia dijuluki sebagai Latta yang mencampur tepung dengan air bagi jama’ah haji, di atas batu yang sudah dikenal sebagai batunya Latta".
Kemudian masyarakat berlebih-lebihan dan mengatakan, "Sesungguhnya ia pada suatu tahun memberikan pakaian bagi seluruh jama’ah haji. Setiap orang mendapatkan 3 buah pakaian Yaman"
Amr juga memberi makan masyarakat Arab setiap tahunnya dan membuatkan makanan untuk mereka dari mentega dan madu, serta menumbuk gandum.
Ia pula orang yang menetapkan aturan tentang unta Bahirah, Washilah, Ham, dan Saaibah.
Talbiyah Ibrahim dalam haji diganti olehnya. As-Suhaili mengatakan, "Ketika Amr bin Luhaiy bertalbiyah ada orang tua yang merupakan penampakkan dari setan bertalbiyah bersamanya. Amr mengucapkan, "Labbaika Laa Syarika Laka". Orang tua itu menyeru, "illa Syarikan Huwa Laka".
Baca juga: Ini Mengapa Keturunan Nabi Ismail sempat Menyembah Batu
Hal itu merupakan gambaran bahwa ia memiliki 20.000 ekor onta. Karena dalam adat masyarakat Arab, bahwa orang yang memiliki 1000 onta harus mencukil 1 mata untanya. "Hal itu sebagai tolak bala dari penyakit ‘ain yang menyerang unta-unta tersebut," tulis Abu Bakar Zakaria dalam buku yang diterjemahkan Abu Umamah Arif Hidayatullah berjudul "Sang Ponir Kesyirikan".
Menurutnya, Amr bin Luhai membagikan kepada masyarakat Arab 10.000 unta. Dia pula orang yang pertama kali memberi makan jama’ah haji di Makkah yang berupa lemak punuk onta dan dagingnya yang dicampur dengan kuah remukan roti.
Baca juga: Kisah Amr bin Luhai sang Pelopor Penyembah Berhala
As-Suhaili, sebagaimana dikutip Abu Bakar Zakaria, mengatakan: "Seringkali ia menyembelih 10.000 unta yang gemuk pada saat haji, dan memberikan 10.000 pakaian sampai-sampai ia dijuluki sebagai Latta yang mencampur tepung dengan air bagi jama’ah haji, di atas batu yang sudah dikenal sebagai batunya Latta".
Kemudian masyarakat berlebih-lebihan dan mengatakan, "Sesungguhnya ia pada suatu tahun memberikan pakaian bagi seluruh jama’ah haji. Setiap orang mendapatkan 3 buah pakaian Yaman"
Amr juga memberi makan masyarakat Arab setiap tahunnya dan membuatkan makanan untuk mereka dari mentega dan madu, serta menumbuk gandum.
Ia pula orang yang menetapkan aturan tentang unta Bahirah, Washilah, Ham, dan Saaibah.
Talbiyah Ibrahim dalam haji diganti olehnya. As-Suhaili mengatakan, "Ketika Amr bin Luhaiy bertalbiyah ada orang tua yang merupakan penampakkan dari setan bertalbiyah bersamanya. Amr mengucapkan, "Labbaika Laa Syarika Laka". Orang tua itu menyeru, "illa Syarikan Huwa Laka".
Baca juga: Ini Mengapa Keturunan Nabi Ismail sempat Menyembah Batu
Lihat Juga :