Konspirasi Yahudi: Kisah Marie Antoinette dan Gosip Kalung Permata Ratu
Jum'at, 01 Desember 2023 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional, Rothschild: Tidak Ada Kekuatan yang Bisa Menghancurkannya
Ketika ketegangan gosip telah mencapai titik runcing, Palsemo bermaksud membuat pukulan yang mematikan terhadap Marie Antoinette. Palsemo mencetak selebaran dalam jumlah yang besar, yang isinya menghasut dan memperuncing kebencian terhadap sang ratu.
Dikatakan, bahwa sang ratu telah diberi hadiah berupa kalung itu dari seorang pacar gelapnya, sebagai tanda mata setelah keduanya dengan diam-diam terlibat dalam skandal seks.
Bukan hanya itu. Nama baik Marie Antoinette dilucuti habis-habisan di mata umum, dengan munculnya surat palsu lagi atas nama ratu, yang ditujukan kepada seorang bangsawan Perancis, yaitu seorang Kardinal bernama De Rohand.
Dalam surat itu disebutkan, bahwa ratu minta agar sang Kardinal menemuinya pada tengah malam di sebuah tempat peristirahatan di taman Palais Royal, untuk membicarakan masalah isu kalung permata di atas.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Duke Durlian Bangkrut, Istananya Jadi Sarang Kemaksiatan
Sementara itu, seorang dayang kerajaan yang telah dipersiapkan oleh Konspirasi menemui Kardinal di tempat yang telah ditentukan itu dengan berpakaian menyamar seperti ratu layaknya di tengah malam itu.
Ketika itulah fitnah berbau gosip itu disebarluaskan untuk menjatuhkan nama baik sekaligus juga mencemarkan nama baik tokoh gereja.
Sejarah telah mengungkap, bagaimana kalung permata hasil fitnahan itu dipindah dan disembunyikan di London. Diduga permata mahal yang terdapat pada kalung itu disimpan oleh jutawan Yahudi di London bernama Elyason.
William G. Carr mengatakan di London masih terdapat bukti-bukti yang menguatkan keterlibatan tokoh tokoh Yahudi Inggris dengan persekongkolan yang merancang meletusnya Revolusi Prancis. Bukti-bukti itu merupakan rahasia selama beberapa tahun lamanya, dan terbongkar oleh Lady Queensburgh, permaisuri Lord Queensburgh.
Baca juga: Berikut Ini Bukti Keterlibatan Rothschild dalam Persiapan Revolusi Prancis
Ketika ketegangan gosip telah mencapai titik runcing, Palsemo bermaksud membuat pukulan yang mematikan terhadap Marie Antoinette. Palsemo mencetak selebaran dalam jumlah yang besar, yang isinya menghasut dan memperuncing kebencian terhadap sang ratu.
Dikatakan, bahwa sang ratu telah diberi hadiah berupa kalung itu dari seorang pacar gelapnya, sebagai tanda mata setelah keduanya dengan diam-diam terlibat dalam skandal seks.
Bukan hanya itu. Nama baik Marie Antoinette dilucuti habis-habisan di mata umum, dengan munculnya surat palsu lagi atas nama ratu, yang ditujukan kepada seorang bangsawan Perancis, yaitu seorang Kardinal bernama De Rohand.
Dalam surat itu disebutkan, bahwa ratu minta agar sang Kardinal menemuinya pada tengah malam di sebuah tempat peristirahatan di taman Palais Royal, untuk membicarakan masalah isu kalung permata di atas.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Duke Durlian Bangkrut, Istananya Jadi Sarang Kemaksiatan
Sementara itu, seorang dayang kerajaan yang telah dipersiapkan oleh Konspirasi menemui Kardinal di tempat yang telah ditentukan itu dengan berpakaian menyamar seperti ratu layaknya di tengah malam itu.
Ketika itulah fitnah berbau gosip itu disebarluaskan untuk menjatuhkan nama baik sekaligus juga mencemarkan nama baik tokoh gereja.
Sejarah telah mengungkap, bagaimana kalung permata hasil fitnahan itu dipindah dan disembunyikan di London. Diduga permata mahal yang terdapat pada kalung itu disimpan oleh jutawan Yahudi di London bernama Elyason.
William G. Carr mengatakan di London masih terdapat bukti-bukti yang menguatkan keterlibatan tokoh tokoh Yahudi Inggris dengan persekongkolan yang merancang meletusnya Revolusi Prancis. Bukti-bukti itu merupakan rahasia selama beberapa tahun lamanya, dan terbongkar oleh Lady Queensburgh, permaisuri Lord Queensburgh.
Baca juga: Berikut Ini Bukti Keterlibatan Rothschild dalam Persiapan Revolusi Prancis
(mhy)
Lihat Juga :