Inilah Keberuntungan Memiliki Anak Perempuan dalam Islam
Minggu, 03 Desember 2023 - 10:55 WIB
loading...
Ganjaran yang besar bagi orangtua yang mengayomi anak perempuan mereka, berupa nikmat surga, terhalangi dari siksa api neraka, dan kedekatan bersama Nabi SAW di akhirat. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Sungguh beruntung keluarga muslim yang memiliki anak perempuan . Mengapa demikian? Karena ternyata, dalam Islam, keutamaan memiliki anak perempuan akan menjadi penghalang untuk orang tuanya dari api neraka. Ada banyak dalil yang menunjukkan tentang ha tersebut, di antaranya hadis dari Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan,
"Suatu hari, ada seorang ibu bersama dua putrinya menemuiku untuk meminta sesuatu. Namun aku tidak memiliki makanan apapun selain satu buah kurma. Akupun memberikan satu kurma itu ke sang ibu. Kemudian dia membagi dua kurma itu dan memberikannya kepada anak-anaknya, sementara dia tidak memakannya. Lalu dia keluar dan pergi. Setelah itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan kejadian itu kepada Beliau."
Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Siapa yang diuji dengan kehadiran anak perempuan , maka anak itu akan menjadi tameng baginya di neraka." (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Turmudzi dan yang lainnya).
Dari hadis ini, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa Allah telah menetapkan wanita tersebut masuk surga dan membebaskannya dari siksa neraka dengan sebab kasih sayang dan perbuatan baiknya kepada anak-anaknya.
Hadis lainnya, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
"Siapa yang menanggung nafkah dua anak perempuan sampai baligh, maka pada hari kiamat, antara saya dan dia seperti ini. Beliau menggabungkan jari-jarinya. (HR Muslim dan Ibnu Abi Syaibah 25439).
Kemudian hadis dari Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
"Suatu hari, ada seorang ibu bersama dua putrinya menemuiku untuk meminta sesuatu. Namun aku tidak memiliki makanan apapun selain satu buah kurma. Akupun memberikan satu kurma itu ke sang ibu. Kemudian dia membagi dua kurma itu dan memberikannya kepada anak-anaknya, sementara dia tidak memakannya. Lalu dia keluar dan pergi. Setelah itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan kejadian itu kepada Beliau."
Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
مَنِ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ البَنَاتِ بِشَيْءٍ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ
"Siapa yang diuji dengan kehadiran anak perempuan , maka anak itu akan menjadi tameng baginya di neraka." (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Turmudzi dan yang lainnya).
Dari hadis ini, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa Allah telah menetapkan wanita tersebut masuk surga dan membebaskannya dari siksa neraka dengan sebab kasih sayang dan perbuatan baiknya kepada anak-anaknya.
Hadis lainnya, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ» وَضَمَّ أَصَابِعَهُ
"Siapa yang menanggung nafkah dua anak perempuan sampai baligh, maka pada hari kiamat, antara saya dan dia seperti ini. Beliau menggabungkan jari-jarinya. (HR Muslim dan Ibnu Abi Syaibah 25439).
Kemudian hadis dari Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Lihat Juga :