Jejak Geert Wilders Pembenci Islam Berhubungan Erat dengan Rezim Israel
Senin, 11 Desember 2023 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu distributor utama film propaganda tersebut, yang membawa pesan pro-Israel yang kuat, adalah perusahaan humas pro-Israel Ruder Finn, yang secara aktif terlibat dalam propaganda anti-Iran.
Pada pemutaran perdana film tersebut di Israel, Wilders mengumumkan rencana ambisius untuk mengumpulkan "semua patriot Eropa yang menentang jihad" di bawah satu organisasi payung, yang pada akhirnya tidak terjadi.
Berdasarkan hubungan politik tersebut, para analis Belanda menyoroti kemungkinan bahwa pemukim ekstremis Israel berada di balik pendanaan, penyutradaraan, dan produksi film propaganda tersebut.
Di tengah agresi Israel di Gaza saat ini, ia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap rezim tersebut dan kampanye genosidanya serta mengulangi seruan lama untuk melakukan pembersihan etnis terhadap seluruh warga Palestina di Yordania.
Baca juga: Geert Wilders, Kandidat PM Belanda dan 6 Rekam Jejak Anti-Islam
Wilders juga menganjurkan pemindahan Kedutaan Besar Belanda dari Tel Aviv ke Al-Quds yang diduduki dan penutupan misi diplomatik Belanda di kota Ramallah, Palestina yang diduduki.
Saat hasil pemilu terbaru diumumkan, Wilders terlihat dalam video merayakannya dengan latar belakang bendera Belanda dan Israel.
Al Jazeera melansir, Partai Kebebasan yang dipimpinnya memenangkan 37 kursi dari 150 kursi di badan legislatif negara tersebut. Ini merupakan blok tunggal terbesar, jauh di atas Partai Rakyat konservatif pimpinan Perdana Menteri Mark Rutte (24 kursi) dan koalisi sayap kiri Buruh-Hijau (25 kursi).
Baca juga: Geert Wilders: Pembenci Islam yang Berpotensi Jadi PM Belanda Pendukung Zionis
Pada pemutaran perdana film tersebut di Israel, Wilders mengumumkan rencana ambisius untuk mengumpulkan "semua patriot Eropa yang menentang jihad" di bawah satu organisasi payung, yang pada akhirnya tidak terjadi.
Berdasarkan hubungan politik tersebut, para analis Belanda menyoroti kemungkinan bahwa pemukim ekstremis Israel berada di balik pendanaan, penyutradaraan, dan produksi film propaganda tersebut.
Di tengah agresi Israel di Gaza saat ini, ia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap rezim tersebut dan kampanye genosidanya serta mengulangi seruan lama untuk melakukan pembersihan etnis terhadap seluruh warga Palestina di Yordania.
Baca juga: Geert Wilders, Kandidat PM Belanda dan 6 Rekam Jejak Anti-Islam
Wilders juga menganjurkan pemindahan Kedutaan Besar Belanda dari Tel Aviv ke Al-Quds yang diduduki dan penutupan misi diplomatik Belanda di kota Ramallah, Palestina yang diduduki.
Saat hasil pemilu terbaru diumumkan, Wilders terlihat dalam video merayakannya dengan latar belakang bendera Belanda dan Israel.
Al Jazeera melansir, Partai Kebebasan yang dipimpinnya memenangkan 37 kursi dari 150 kursi di badan legislatif negara tersebut. Ini merupakan blok tunggal terbesar, jauh di atas Partai Rakyat konservatif pimpinan Perdana Menteri Mark Rutte (24 kursi) dan koalisi sayap kiri Buruh-Hijau (25 kursi).
Baca juga: Geert Wilders: Pembenci Islam yang Berpotensi Jadi PM Belanda Pendukung Zionis
(mhy)
Lihat Juga :