Kisah PBB yang Diklaim Didirikan Yahudi dan Winston Churchill Mengaku Zionis
Senin, 11 Desember 2023 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini terjadi pada saat Churchill mengadakan kunjungan ke Amerika Serikat dalam suatu pertemuan dengan Bernard Baruch, seorang Yahudi yang memainkan peran penting dalam politik Amerika Serikat dari balik layar selama bertahun-tahun, pada masa pemerintahan Roosevelt yang menjabat sebagai kepala penasihat presiden di Gedung Putih.
Pada pertemuan itu Churchill menyatakan, bahwa dia adalah seorang Zionis, dan akan tetap sebagai orang Zionis. Mungkin ketika menjawab delegasi Arab, Churchill masih teringat ancaman terbuka kepada Inggris, yang dikeluarkan oleh tokoh Zionis terbesar, Haim Weizman yang dimuat dalam majalah Gudesha edisi ke 4 tahun 1920, yang bunyinya secara harfiah sebagai berikut:
Baca juga: Kisah Tragis Marie Antoinette karena Menganggap Sepele Peringatan Konspirasi Yahudi
"Kami akan tetap hidup berdiam di tanah Palestina, baik Anda mau atau tidak. Maka langkah yang paling baik untuk Anda lakukan sekarang adalah mempercepat proses imigrasi bangsa Yahudi ke Palestina atau memperlambat sedikit. Namun yang paling baik bagi Anda adalah membantu kami supaya kekuatan kami tidak berbalik menentang Anda. Kami sekarang berada dalam barisan bersama Anda. Dan Anda semua tahu, bahwa kami punya kekuatan di setiap penjuru dunia."
Ancaman seperti itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi Zionisme yang diadakan di kota Budapest ibukota Hunggaria tahun 1919, para tokoh Zionis peserta konferensi mengeluarkan ancaman terbuka kepada dunia.
Pernyataan yang bernada mengancam seperti itu juga datang dari Hain Weizman sendiri. Ia mengatakan:
"Organisasi Zionisme kita akan memainkan perannya dalam mengatur dunia baru pada masa pasca perang. Kitalah yang menciptakan Liga Bangsa-Bangsa, dan kita akan berjalan di belakang program yang telah kita buat. Tujuan dan kepentingan yang kita inginkan telah kita tentukan sebelumnya."
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Tragis Perdana Menteri Inggris Asquith karena Memusuhi Zionisme
Pada pertemuan itu Churchill menyatakan, bahwa dia adalah seorang Zionis, dan akan tetap sebagai orang Zionis. Mungkin ketika menjawab delegasi Arab, Churchill masih teringat ancaman terbuka kepada Inggris, yang dikeluarkan oleh tokoh Zionis terbesar, Haim Weizman yang dimuat dalam majalah Gudesha edisi ke 4 tahun 1920, yang bunyinya secara harfiah sebagai berikut:
Baca juga: Kisah Tragis Marie Antoinette karena Menganggap Sepele Peringatan Konspirasi Yahudi
"Kami akan tetap hidup berdiam di tanah Palestina, baik Anda mau atau tidak. Maka langkah yang paling baik untuk Anda lakukan sekarang adalah mempercepat proses imigrasi bangsa Yahudi ke Palestina atau memperlambat sedikit. Namun yang paling baik bagi Anda adalah membantu kami supaya kekuatan kami tidak berbalik menentang Anda. Kami sekarang berada dalam barisan bersama Anda. Dan Anda semua tahu, bahwa kami punya kekuatan di setiap penjuru dunia."
Ancaman seperti itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi Zionisme yang diadakan di kota Budapest ibukota Hunggaria tahun 1919, para tokoh Zionis peserta konferensi mengeluarkan ancaman terbuka kepada dunia.
Pernyataan yang bernada mengancam seperti itu juga datang dari Hain Weizman sendiri. Ia mengatakan:
"Organisasi Zionisme kita akan memainkan perannya dalam mengatur dunia baru pada masa pasca perang. Kitalah yang menciptakan Liga Bangsa-Bangsa, dan kita akan berjalan di belakang program yang telah kita buat. Tujuan dan kepentingan yang kita inginkan telah kita tentukan sebelumnya."
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Tragis Perdana Menteri Inggris Asquith karena Memusuhi Zionisme
(mhy)
Lihat Juga :