Bibi Nabi SAW Arwa Binti Abdul Muthalib, sang Pendakwah Cerdas yang Penuh Kelembutan

Jum'at, 15 Desember 2023 - 12:09 WIB
loading...
Bibi Nabi SAW Arwa Binti...
Arwa binti Abdul Muthalib adalah bibi Nabi Muhammad SAW yang dikenal jujur dan amanah, Ia juga termasuk juru dakwah dari kalangan kaum muslimah yang kuat cerdas dan argumentasinya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Salah satu bibi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang memeluk Islam pertama kali adalah Arwa binti Abdul Muthalib .Beliau juga menjadi salah satu shahabiyah (sahabat perempuan) Rasulullah yang memiliki banyak keistimewaan. Dikenal jujur dan amanah dan termasuk juru dakwah dari kalangan kaum muslimah dan seorang da’i wanita yang cerdas dan penuh kelembutan.

Namanya memiliki nasab yang mulia yakni Arwa binti Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdu Manaf al-Qurasyiyah al-Hasyimiyah. Dikutip dari islamstory.com yang telah diterjemahkan, terdapat perbedaan pendapat di kalangan sejarawan tentang keislaman bibi Rasulullah ini. Sebenarnya ada beberapa bibi Nabi SAW di antaranya ada yang Arwa, Syafiyyah dan Atikah binti Abdul Muthalib.

Muhammad bin Ishaq dan Ibnu Hibban dan sejarawan lain yang sependapat dengan keduanya menyatakan bahwa yang memeluk Islam dari bibi Rasulullah dari pihak ayah hanyalah Shafiyyah, selainnya tidak. Sementara sejarawan yang lain berpendapat bibi Rasulullah dari pihak ayah yang memeluk Islam adalah Shafiyyah dan Arwa.

Mereka yang berpendapat bahwa Arwa memeluk Islam berdasarkan riwayat: "Saat Thulaib bin Umair memeluk Islam di Darul Arqom, ia menemui ibunya Arwa binti Abdul Muthalib. Ia berkata, “Aku telah mengikuti Muhammad. Aku berislam kepada Allah Rabbul ‘alamin Jalla Dzikruhu.” Ibunya berkata, “Yang paling berhak untuk kau temani dan kau tolong adalah anak pamanmu itu. Demi Allah, seandainya kami kaum wanita bisa melakukan apa yang dilakukan laki-laki, kami pun akan mengikutinya dan membelanya.”

Thulaib berkata, “Ibu, apa yang menghalangimu untuk memeluk Islam dan mengikutinya. Padahal saudara laki-lakimu, Hamzah, telah memeluk Islam.” Arwa berkata, “Aku menunggu apa yang akan dilakukan saudari-saudari perempuanku. Lalu aku akan mengikuti mereka.”

Thulaib berkata lagi, “Aku mohon kepadamu dengan menyebut nama Allah. Temuilah dia (Nabi Muhammad). Dan ucapkan salam padanya. Lalu benarkanlah risalahnya dengan bersaksi tidak ada sesembahanyang benar kecuali Allah.” Lalu Arwa berkata, “Sungguh aku bersaksi tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Arwa mendukung dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah mendapatkan penjelasan dari anaknya (al-Mustadrak, 3/266).

Dari sini kita bisa memetik pelajaran pentingnya mendakwahi orang tua kepada Islam dan sunnah. Dakwahi keduanya dengan lembut. Dan bekali diri dengan pemahaman yang baik tentang agama.

Memiliki Kepribadian yang Istimewa

Di antara sifat terpuji Arwa binti Abdul Muthalib adalah jujur dan amanah. Ia juga termasuk juru dakwah dari kalangan kaum wanita. Dan ia seorang da’i wanita yang kuat argumentasinya. Di masa jahiliyah, Arwa adalah salah seorang wanita yang utama. Dan ia telah mengetahui kemuliaan Islam di awal agama ini didakwahkan. Kita lihat bagaimana ia berdialog dengan anaknya. Kemudian terlihat juga saat ia menghadapi Abu Lahab.

Setelah ia memeluk Islam, tampak jelas hubungan yang erat antara dirinya dengan dua orang saudarinya, Shafiyyah. Keduanya memeluk Islam dan turut berhijrah ke Madinah. Dan kita sudah bisa menangkap bagaimana kedekatannya dengan saudari-saudari saat ia didakwahi anaknya untuk memeluk Islam, ia mengatakan, “Aku menunggu apa yang akan dilakukan saudari-saudari perempuanku. Lalu aku akan mengikuti mereka.”

Suatu hari Abu Jahal dan sejumlah orang Quraisy mengganggu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. lalu Thulaib bin Umair bergegas menuju Abu Jahal dan memukulnya hingga terluka. Ia tarik dengan kuar musuh Allah ini. Lalu di belakangnya berdiri pamannya Abu Lahab. Ia melerai perkelahian itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Belajar Cara Mengingat...
Belajar Cara Mengingat Kematian dari Sosok Hafshah binti Sirin
Kisah Habibah Binti...
Kisah Habibah Binti Sahl : Muslimah Pertama di Zaman Nabi SAW yang Mengajukan Gugatan Cerai
Mengenal Pasukan Muslimah...
Mengenal Pasukan Muslimah yang Ikut Berjuang di Medan Perang di Zaman Rasulullah SAW
Sosok Muslimah Insipratif...
Sosok Muslimah Insipratif : Zubaidah binti Abu Ja’far, Ibu Negara Sederhana yang Sangat Cerdas
Kisah Mualaf Dondy Tan,...
Kisah Mualaf Dondy Tan, Mempelajari Al Quran Secara Serius hingga Melakukan Penelitian
Profil dan Biodata Ustadz...
Profil dan Biodata Ustadz Felix Siauw Sosok Pendakwah, Penulis, dan Influencer Islam
Rekomendasi
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Berkobar Sejak 1971,...
Berkobar Sejak 1971, Api Pintu Neraka Hampir Padam
Gunung Es Raksasa Berwarna...
Gunung Es Raksasa Berwarna Hitam Muncul di Laut Labrador
Artikel Terkini
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu
Tiga Dimensi Waktu yang...
Tiga Dimensi Waktu yang Dimiliki Manusia, Kaum Muslim Wajib Tahu
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Nasihat Salafus Shalih...
Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved