Belajar Cara Mengingat Kematian dari Sosok Hafshah binti Sirin

Jum'at, 27 Maret 2026 - 16:35 WIB
loading...
Belajar Cara Mengingat...
Kisah keteladanan dari cerminan sosok yang selalu mengingat kematian , bisa diambil dari sosok shahabiyat , yakni Hafshah binti Sirin. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah keteladanan dari cerminan sosok yang selalu mengingat kematian , bisa diambil dari sosok sahabiyat , yakni Hafshah binti Sirin . Muslimah yang dikenal sebagai tabi’in ahli ibadah. Selain itu, kemampuannya untuk mendalami Al Quran serta peka akan permasalahan membuat Hafshah dinilai juga sebagai ahli fiqih dan sering kali dimintai pendapat.

Hafshah adalah putri dari pasangan Sirin dan Shafiyah yang menikah saat Islam sudah berkembang di Madinah. Hafshah pun lahir pada masa kekhalifahan Ustman bin Affan, tepatnya pada tahun 31 Hijriyah. Kelahiran Hafshah pun diikuti oleh saudara-saudaranya, Muhammad, Yahya, Karimah, dan Ummu Sulaim. Adik Hafshah, Muhammad bin Sirin, juga dikenal sebagai salah satu ahli fiqih dan ahli tafsir.

Semenjak kecil, Hafshah memang gemar menuntut ilmu . Dia berusaha menggali ilmu dari para sahabat dan sahabiyat, termasuk dari Anas bin Malik. Hafshah bahkan sudah mampu menghafal Al-Qur'an saat usia 12 tahun. Kemampuannya tersebut juga yang membawa Hafshah menjadi salah satu tabi’in perempuan yang dimuliakan pada masa itu.



Hafshah binti Sirin selalu mengisi hidupnya dengan ibadah, kehormatan , kemuliaan dan kebaikan. Ia berusaha sekuat mungkin menggunakan waktunya untuk beribadah. Seorang bernama Mahdi bin Maimun berkata, “Hafshah binti Sirin tinggal selama 30 tahun tidak keluar dari tempat salatnya kecuali untuk menemui seseorang atau untuk menunaikan suatu keperluan.”

Baca juga: Pentingnya Mengingat Kematian, Ajal Datang Sesuai Kebiasaan Hidup

Diriwiayatkan, bahwa Hafshah memiliki tempat khusus yakni sebuah musala di dekat rumahnya. Ia akan masuk ke musala itu untuk melaksanakan salat Zuhur dan tidak keluar lagi hingga ia mengerjakan shalat Subuh esok harinya.

Biasanya seusai salat Subuh, Hafshah tidak akan langsung meninggalkan musala. Ia akan mengerjakan salat Dhuha baru kemudian keluar dan menyelesaikan urusannya. Ketika masuk waktu Zuhur, Hafshah akan kembali lagi ke musala itu. Menurut sebuah riwayat, hal tersebut hampir tak pernah ia tinggalkan selama 30 tahun.

Selalu Menyimpan Kain Kafan

Tak hanya salat, Hafshah juga merupakan sosok yang rutin berpuasa. Diriwayatkan bahwa dirinya berpuasa setahun penuh kecuali pada hari-hari yang diharamkan berpuasa. Hafshah juga selalu menghidupi malam-malamnya dengan membaca setidaknya setengah Al Quran.

Selain beribadah, Hafshah telah menyiapkan kain kafan untuknya. Kain tersebut akan dipakai saat dirinya menunaikan haji atau berihram. Hafshah juga akan memakai kain tersebut pada saat beribadah di 10 hari terakhir Ramadan.

Hal tersebut dilakukan salah satunya untuk mengingat kematian yang bisa datang kapan saja. Dengan mengingat kematian. Sehingga ia dapat dengan tulus mengharap ampunan dan ridha Allah.

Dikisahkan pula bahwa Hafshah pernah membeli seorang budak perempuan. Budak perempuan itu dimintai pendapat mengenai Hafshah. “Ia adalah wanita saleha, ia merasa memiliki dosa yang besar, maka di seluruh malamnya ia menangis dan salat,” begitu pengakuan budak tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
6 Manfaat Mengingat...
6 Manfaat Mengingat Kematian, Dari Motivasi hingga Membuat Diri Tawadhu
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Ajal dan Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pentingnya Mengingat...
Pentingnya Mengingat Kematian, Ajal Datang Sesuai Kebiasaan Hidup
Tradisi Ziarah Kubur...
Tradisi Ziarah Kubur Saat Idulfitri, Amalan Berpahala untuk Mengingat Kematian
Faedah Ziarah Kubur...
Faedah Ziarah Kubur untuk Selalu Mengingat Kematian, Begini Penjelasannya
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran Tentang Kematian, Simak di Sini!
Rekomendasi
Menembus Langit Asia,...
Menembus Langit Asia, Dwidayatour Jadi Saksi Pertama Aurora yang Memesona
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa di dalam Gua
Banjir Terbesar dalam...
Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved