Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi
Sabtu, 16 Desember 2023 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun perbatasan saat ini lebih kuat, Mohannad Sabry, pakar Sinai di departemen studi pertahanan King’s College London, mengatakan penyeberangan fisik Rafah bukanlah tandingan ribuan warga Palestina yang mencoba menyerbunya.
Perbatasan Mesir-Gaza telah dilanggar sebelumnya. Pada tahun 2008, Hamas merobohkan hubungan mereka dengan Mesir dan mengizinkan ratusan ribu warga Palestina berbondong-bondong masuk ke Sinai sebagai bentuk perlawanan terhadap pengepungan Israel di daerah kantong tersebut.
Meskipun Hamas sebagian besar telah menghilang, fakta bahwa Hamas atau pihak lain di Gaza tidak mengulangi tindakan yang sama pada tahun 2008 telah membuat beberapa ahli menilai bahwa kelompok tersebut masih bekerja sama dengan Mesir dalam bidang keamanan untuk mencegah situasi yang memalukan di Kairo.
“Ada banyak bahan peledak di Gaza. Fakta bahwa tidak ada pihak yang melakukan tindakan apa pun di tembok perbatasan membuat kemungkinan ada kesepakatan yang dilanggar,” kata seorang mantan pejabat senior AS kepada MEE, yang berbicara tanpa menyebut nama saat membahas topik sensitif tersebut.
Sabry mengatakan jika perbatasan dilanggar, jumlah warga Palestina yang masuk ke Sinai akan menjadi 'longsoran salju'. “Pada tahun 2008, setidaknya 750.000 orang datang ke Gaza. Kali ini terjadi kelaparan dan api neraka yang menghujani Gaza,” ujarnya.
Perbatasan Mesir-Gaza telah dilanggar sebelumnya. Pada tahun 2008, Hamas merobohkan hubungan mereka dengan Mesir dan mengizinkan ratusan ribu warga Palestina berbondong-bondong masuk ke Sinai sebagai bentuk perlawanan terhadap pengepungan Israel di daerah kantong tersebut.
Meskipun Hamas sebagian besar telah menghilang, fakta bahwa Hamas atau pihak lain di Gaza tidak mengulangi tindakan yang sama pada tahun 2008 telah membuat beberapa ahli menilai bahwa kelompok tersebut masih bekerja sama dengan Mesir dalam bidang keamanan untuk mencegah situasi yang memalukan di Kairo.
“Ada banyak bahan peledak di Gaza. Fakta bahwa tidak ada pihak yang melakukan tindakan apa pun di tembok perbatasan membuat kemungkinan ada kesepakatan yang dilanggar,” kata seorang mantan pejabat senior AS kepada MEE, yang berbicara tanpa menyebut nama saat membahas topik sensitif tersebut.
Sabry mengatakan jika perbatasan dilanggar, jumlah warga Palestina yang masuk ke Sinai akan menjadi 'longsoran salju'. “Pada tahun 2008, setidaknya 750.000 orang datang ke Gaza. Kali ini terjadi kelaparan dan api neraka yang menghujani Gaza,” ujarnya.
(mhy)
Lihat Juga :