Kisah Turunnya Nabi Isa As di Akhir Zaman dalam Hadis Rasulullah SAW
Rabu, 20 Desember 2023 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Ketika waktu salat Jumat tiba, Usman ibnu Abul As memerintahkan kepada kami untuk mandi. Setelah kami mandi, ia menyodorkan wewangian (parfum), maka kami memakainya. Lalu kami datang ke masjid dan duduk di dekat seorang letaki, kemudian kami membicarakan perihal Dajjal.
Tidak lama kemudian datanglah Usman ibnu Abul As. Maka kami berdiri menghormatnya, lalu duduk lagi. Usman ibnu Abul As mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
Kelak kaum muslim mempunyai tiga buah kota; salah satunya terletak di tempal bertemunya dua laut, yang kedua terletak di Hirah, dan yang ketiga terletak di negeri Syam.
Lalu manusia mengalami huru-hara sebanyak tiga kali, dan muncullah Dajjal di tengah-tengah manusia, lalu ia menyerang dari arah timur. Mula-mula kota (kaum muslim) yang didatanginya ialah yang terletak di antara dua laut. Maka penduduknya berpecah belah menjadi tiga golongan.
Golongan yang pertama mengatakan, "Kita tetap tinggal dan menentangnya, lalu kita lihat apa yang akan terjadi. Segolongan yang lain melarikan diri bergabung dengan orang-orang Badui (daerah pedalaman), dan yang segolongan lagi bergabung ke kota yang berdekatan dengan mereka.
Dajjal muncul disertai dengan pasukan sebanyak 70.000 orang yang semuanya memakai mahkota. Kebanyakan pengikutnya terdiri atas orang-orang Yahudi dan kaum wanita.
Kaum muslim akhirnya mundur sampai di Aqabah Afyaq, lalu dikirimkan ternak unta untuk mereka, tetapi kiriman ternak itu dirampok. Maka hal tersebut terasa sangat berat oleh mereka, dan akhirnya mereka mengalami kelaparan yang sangat dan penderitaan yang sangat parah, sehingga seseorang dari mereka terpaksa membakar tali busur mereka, lalu dimakannya.
Ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba terdengar seruan dari arah pohon yang mengatakan, "Hai manusia, telah datang kepada kalian pertolongan," sebanyak tiga kali.
Maka sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain, "Sesungguhnya suara ini dari seorang lelaki yang kenyang."
Dan turunlah Nabi Isa ibnu Maryam a.s. di saat salat Subuh. Lalu pemimpin kaum muslim berkata kepadanya, '"Wahai Ruhullah, majulah menjadi imam dan salatlah."
Ia menjawab, "Umat ini semuanya adalah pemimpin; sebagian dari mereka menjadi pemimpin sebagian yang lain."
Maka majulah pemimpin mereka, lalu salat (sebagai imam). Setelah imam menyelesaikan salatnya maka Nabi Isa mengambil tombaknya, lalu pergi menuju ke arah Dajjal berada.
Mereka menyerahkan jawabannya kepada Nabi Ibrahim, tetapi Nabi Ibrahim mengatakan, "Aku tidak mempunyai pengetahuan tentang hari kiamat."
Tidak lama kemudian datanglah Usman ibnu Abul As. Maka kami berdiri menghormatnya, lalu duduk lagi. Usman ibnu Abul As mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
Kelak kaum muslim mempunyai tiga buah kota; salah satunya terletak di tempal bertemunya dua laut, yang kedua terletak di Hirah, dan yang ketiga terletak di negeri Syam.
Lalu manusia mengalami huru-hara sebanyak tiga kali, dan muncullah Dajjal di tengah-tengah manusia, lalu ia menyerang dari arah timur. Mula-mula kota (kaum muslim) yang didatanginya ialah yang terletak di antara dua laut. Maka penduduknya berpecah belah menjadi tiga golongan.
Golongan yang pertama mengatakan, "Kita tetap tinggal dan menentangnya, lalu kita lihat apa yang akan terjadi. Segolongan yang lain melarikan diri bergabung dengan orang-orang Badui (daerah pedalaman), dan yang segolongan lagi bergabung ke kota yang berdekatan dengan mereka.
Dajjal muncul disertai dengan pasukan sebanyak 70.000 orang yang semuanya memakai mahkota. Kebanyakan pengikutnya terdiri atas orang-orang Yahudi dan kaum wanita.
Kaum muslim akhirnya mundur sampai di Aqabah Afyaq, lalu dikirimkan ternak unta untuk mereka, tetapi kiriman ternak itu dirampok. Maka hal tersebut terasa sangat berat oleh mereka, dan akhirnya mereka mengalami kelaparan yang sangat dan penderitaan yang sangat parah, sehingga seseorang dari mereka terpaksa membakar tali busur mereka, lalu dimakannya.
Ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba terdengar seruan dari arah pohon yang mengatakan, "Hai manusia, telah datang kepada kalian pertolongan," sebanyak tiga kali.
Maka sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain, "Sesungguhnya suara ini dari seorang lelaki yang kenyang."
Dan turunlah Nabi Isa ibnu Maryam a.s. di saat salat Subuh. Lalu pemimpin kaum muslim berkata kepadanya, '"Wahai Ruhullah, majulah menjadi imam dan salatlah."
Ia menjawab, "Umat ini semuanya adalah pemimpin; sebagian dari mereka menjadi pemimpin sebagian yang lain."
Maka majulah pemimpin mereka, lalu salat (sebagai imam). Setelah imam menyelesaikan salatnya maka Nabi Isa mengambil tombaknya, lalu pergi menuju ke arah Dajjal berada.
3. Nabi Isa dan Isra' Mikraj
Selain itu Imam Ahmad juga meriwayatkan hadis lainnya perihal turunnya Nabi Isa as. Hadis tersebut ini dari Ibnu Mas'ud. Rasulullah SAW bersabda: Bahwa di malam beliau melakukan Isra, beliau bersua dengan Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa as. Lalu mereka memperbincangkan tentang perkara hari kiamat.Mereka menyerahkan jawabannya kepada Nabi Ibrahim, tetapi Nabi Ibrahim mengatakan, "Aku tidak mempunyai pengetahuan tentang hari kiamat."
Lihat Juga :