Genosida Israel: Jika Hamas Dibubarkan, Kelompok Perlawanan Lain Menggantikannya.
Kamis, 21 Desember 2023 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, rencana negara-negara asing untuk menerapkan pemerintahan tanpa pemilu di Gaza kemungkinan besar akan menjadi bumerang. "AS secara khusus mengusulkan penyatuan Tepi Barat dan Gaza di bawah kekuasaan Otoritas Palestina sebagai langkah menuju negara Palestina," ujarnya.
Tindakan seperti itu akan menghilangkan hak rakyat Palestina untuk memilih dengan siapa mereka ingin diperintah. Penting untuk dicatat bahwa Hamas memenangkan pemilihan legislatif tahun 2006 di wilayah pendudukan Palestina dan pemerintahannya dipilih secara demokratis.
Baca juga: Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi
Sejak saat itu, hal ini telah menjadi begitu melekat dalam masyarakat Palestina pada umumnya, dan di Gaza pada khususnya, sehingga marginalisasi mereka di masa depan warga Palestina akan menciptakan ketegangan sosial yang besar.
Hal ini juga akan menciptakan kekosongan politik, sosial dan keamanan yang tidak akan membawa manfaat bagi siapa pun yang mengambil alih pemerintahan.
Bagaimana dan kapan perang di Gaza akan berakhir dan apa yang terjadi selanjutnya masih belum pasti. Namun satu hal yang jelas: Jika negara-negara Barat dan regional mengulangi kesalahan masa lalu dengan meminggirkan aktor politik utama dan berusaha memaksakan kehendak mereka pada rakyat Palestina, maka mereka tidak akan mendapatkan hasil yang berbeda dari apa yang mereka dapatkan di masa lalu.
Baca juga: Genosida Israel: Analis Pesimistis Israel Bisa Menangkan Perang Kota di Gaza
Tindakan seperti itu akan menghilangkan hak rakyat Palestina untuk memilih dengan siapa mereka ingin diperintah. Penting untuk dicatat bahwa Hamas memenangkan pemilihan legislatif tahun 2006 di wilayah pendudukan Palestina dan pemerintahannya dipilih secara demokratis.
Baca juga: Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi
Sejak saat itu, hal ini telah menjadi begitu melekat dalam masyarakat Palestina pada umumnya, dan di Gaza pada khususnya, sehingga marginalisasi mereka di masa depan warga Palestina akan menciptakan ketegangan sosial yang besar.
Hal ini juga akan menciptakan kekosongan politik, sosial dan keamanan yang tidak akan membawa manfaat bagi siapa pun yang mengambil alih pemerintahan.
Bagaimana dan kapan perang di Gaza akan berakhir dan apa yang terjadi selanjutnya masih belum pasti. Namun satu hal yang jelas: Jika negara-negara Barat dan regional mengulangi kesalahan masa lalu dengan meminggirkan aktor politik utama dan berusaha memaksakan kehendak mereka pada rakyat Palestina, maka mereka tidak akan mendapatkan hasil yang berbeda dari apa yang mereka dapatkan di masa lalu.
Baca juga: Genosida Israel: Analis Pesimistis Israel Bisa Menangkan Perang Kota di Gaza
(mhy)
Lihat Juga :