Sikap Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq tentang Persia dan Romawi

Selasa, 09 Januari 2024 - 11:07 WIB
loading...
Sikap Khalifah Abu Bakar...
Abu Bakar lebih memilih mengarahkan perhatian orang-orang Arab itu ke balik perbatasan Semenanjung. Ilustrasi: Ist/mhy
A A A
Perang antara Romawi dan Persia menjadi perhatian penduduk Makkah dan Medinah karena perang itu berlarut-larut selama 7 abad. Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Abu Bakr As-Siddiq" yang diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah (PT Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menulis bagi penduduk Arab kedua imperium besar itu bukan masalah.

"Lebih-lebih lagi setelah ada seorang nabi tampil dari kalangan Arab dan bergabungnya negeri-negeri Arab di bawah panji Islam," ujarnya.

Sungguhpun begitu, menurut Haekal, pihak Arab sendiri tak terdorong atau terpikir untuk menyerangnya, sekalipun mereka yakin bahwa Semenanjung itu harus merdeka dari Persia dan Romawi, dan kemerdekaan itu kemudian harus dipertahankan.

Oleh karena itu, Yaman dan daerah selatan seluruhnya harus lepas dari genggaman Persia. Di samping itu, sebagian besar tujuan Rasulullah SAW untuk mengamankan perbatasan negeri Arab di utara itu dari tentara Romawi.

Sebagai pengingat, kala itu Irak dikuasai keturunan Arab yakni Banu Lakhm dan Syam dikuasai Banu Gassan. Pada waktu itu perang berlangsung antara Persia yang bersekutu dengan Irak, dengan Romawi yang bersekutu dengan Syam.

Baca juga: Benarkah Sayyidina Ali Menolak Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar?

Dalam perang ini posisi Banu Lakm sangat kuat, sehingga karenanya dalam perjanjian damai antara Persia dengan Rumawi, pihak Romawi harus membayar upeti tiap tahun kepada Raja Munzir.

Pada era Khalifah Abu Bakar sudah terpikir untuk membebaskan Syam dan Irak dari kekuatan imperium tersebut. Apalagi, kala itu Abu Bakar sukses menumpak kaum murtad.

Sejak Khalid bin Walid berhasil membungkam Musailimah di Yamamah, Muhajir bin Abi Umayyah dan Ikrimah bin Abi Jahl berjaya mengibarkan panji Islam di Yaman dan sekitarnya, seluruh Semenanjung itu yakin bahwa dengan izin Allah kemenangan akan di tangan Abu Bakar, Khalifah Rasulullah.

Baca juga: Kisah Ketawadhuan Khalifah Abu Bakar yang Membuat Umar Takjub

Haekal mengatakan tetapi Abu Bakar rupanya cukup arif untuk tidak dininabobokkan oleh kemenangan itu lalu melupakan dendam yang masih tersembunyi dalam hati orang-orang Arab yang kemudian akan dapat menimbulkan gejolak lagi.

Abu Bakar lebih memilih mengarahkan perhatian orang-orang Arab itu ke balik perbatasan Semenanjung sehingga mereka lupa akan segala dendam.

Di pedalaman Syam kabilah-kabilah Arab itu tersebar di mana-mana. Mereka itulah yang seharusnya menyambut seruan agama baru ini seperti orang-orang Arab di Semenanjung.

Barangkali kabilah-kabilah itu jika mendengarkan seruan ini - karena bagaimanapun juga masih ada pertaliannya dengan leluhur - akan mengingatkan mereka ke masa silam, lalu cepat-cepat mengikuti saudara sepupunya yang sudah mendapat petunjuk Allah kepada agama yang benar, dan ikut bersama-sama mengucapkan kalimat syahadat, bahwa tiada tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah.

Baca juga: Maaf dan Marah Khalifah Abu Bakar kepada Kaum yang Murtad
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Raja Yazdigird Terasing...
Raja Yazdigird Terasing : Runtuhnya Kekuasaan Persia di Tangan Khalifah Utsman bin Affan
Rekomendasi
Panglima Perang Legendaris...
Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Tercatat dalam Sejarah...
Tercatat dalam Sejarah Ivan The Terrible, Tampang Manusia Tersadis dari Rusia Terkuak
Terpantau Keluar dari...
Terpantau Keluar dari Rotasinya, Astronom Sebut Matahari Mulai Tidak Stabil
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved