Israel Sudah Jatuhkan 30.000 Bom dan Peluru di Gaza dalam 100 Hari
Minggu, 21 Januari 2024 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam hal mengatakan satu hal dan melakukan hal lain, Turki juga sama buruknya karena gagal menghentikan perdagangannya yang sedang berkembang dengan Israel," ujar David Hearst.
Baca juga: Kebiadaban Israel: Ketika Nasib Jutaan Warga Palestina Ditentukan Netanyahu dan Biden
"Tidaklah cukup untuk mengatakan bahwa bahkan pada saat insiden Mavi Marmara, ketika armada Turki diserbu oleh pasukan komando Israel di laut lepas, perdagangan terus berlanjut."
Juga tidak cukup untuk mengatakan bahwa kemarahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ditujukan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara pribadi dan bukan terhadap Israel secara keseluruhan. Pemimpin oposisi Benny Gantz sama-sama bersalah atas pembantaian di Gaza seperti halnya Netanyahu.
Seperti serangan Rusia terhadap Ukraina, pemboman Israel di Gaza juga begitu hebat hingga Israel hampir kehabisan amunisi.
Menghentikan Israel melakukan pembunuhan massal terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah bukan lagi persoalan kiri atau kanan dalam politik Barat. Satu-satunya hal yang penting bagi warga Palestina adalah Presiden AS Joe Biden adalah anggota Partai Perang yang dibayar penuh, seperti banyak pendahulunya dan orang-orang sezamannya di AS dan Inggris.
Baca juga: Kebiadaban Israel, Prof Takahashi: Barat Hanya Bisa Menyalahkan Kesombongan Mereka Sendiri
Baca juga: Kebiadaban Israel: Ketika Nasib Jutaan Warga Palestina Ditentukan Netanyahu dan Biden
"Tidaklah cukup untuk mengatakan bahwa bahkan pada saat insiden Mavi Marmara, ketika armada Turki diserbu oleh pasukan komando Israel di laut lepas, perdagangan terus berlanjut."
Juga tidak cukup untuk mengatakan bahwa kemarahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ditujukan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara pribadi dan bukan terhadap Israel secara keseluruhan. Pemimpin oposisi Benny Gantz sama-sama bersalah atas pembantaian di Gaza seperti halnya Netanyahu.
Seperti serangan Rusia terhadap Ukraina, pemboman Israel di Gaza juga begitu hebat hingga Israel hampir kehabisan amunisi.
Menghentikan Israel melakukan pembunuhan massal terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah bukan lagi persoalan kiri atau kanan dalam politik Barat. Satu-satunya hal yang penting bagi warga Palestina adalah Presiden AS Joe Biden adalah anggota Partai Perang yang dibayar penuh, seperti banyak pendahulunya dan orang-orang sezamannya di AS dan Inggris.
Baca juga: Kebiadaban Israel, Prof Takahashi: Barat Hanya Bisa Menyalahkan Kesombongan Mereka Sendiri
(mhy)
Lihat Juga :