Israel Sudah Jatuhkan 30.000 Bom dan Peluru di Gaza dalam 100 Hari

Minggu, 21 Januari 2024 - 07:58 WIB
loading...
Israel Sudah Jatuhkan...
Israel telah menjatuhkan hampir 30.000 bom dan peluru di Gaza dalam 100 hari. Foto/Ilustrasi: al Jazeera
A A A
Israel telah menjatuhkan hampir 30.000 bom dan peluru di Gaza dalam 100 hari, delapan kali lebih banyak dibandingkan yang dijatuhkan AS di Irak dalam enam tahun perang.

Middle East Eye atau MEE melaporkan Amerika , Inggris , dan Jerman melakukan lebih dari sekadar menyaksikan bencana kemanusiaan terjadi di Gaza. Negeri-negeri itu secara aktif berkontribusi dengan memberi makan mesin militer Israel, sarana untuk melanjutkan perang ini tanpa batas waktu.

Yediot Ahronoth, sebuah surat kabar Israel dengan sumber pemerintah, melaporkan bahwa sejak 7 Oktober, AS telah mengirimkan 230 pesawat kargo dan 20 kapal berisi peluru artileri, kendaraan lapis baja, dan peralatan tempur.

Tingkat pasokan senjata ini bertentangan dengan retorika Amerika, yang mana Washington sangat ahli dalam hal ini.

"Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken layak mendapatkan Oscar atas penampilannya di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss," tulis Pemimpin Redaksi Middle East Eye atau MEE, David Hearst.

Baca juga: Kebiadaban Israel: Palestina Berterima Kasih kepada Afrika Selatan

Ketika ditanya oleh kolumnis New York Times Thomas Friedman apakah nyawa umat Islam dan Kristen lebih berharga dibandingkan nyawa Yahudi, Blinken menjawab dengan suara yang penuh emosi: “Tidak. Bagi saya, apa yang kita lihat setiap hari di Gaza sangat memilukan. Dan penderitaan yang kita lihat di antara pria, wanita, dan anak-anak yang tidak bersalah membuat hati saya patah. Pertanyaannya adalah, apa yang harus dilakukan?”

Bagaimana kalau menyerukan gencatan senjata segera? Bagaimana dengan menghentikan pasokan peluru dan bom AS? Bagaimana kalau mendukung klaim Afrika Selatan bahwa ini adalah genosida, atau setidaknya kejahatan perang?

Banyak penerbangan yang membawa senjata dan peralatan AS telah melewati pangkalan Inggris di Akrotiri di Siprus, menurut situs investigasi Inggris Declassified, menyusul laporan Haaretz bahwa lebih dari 40 pesawat angkut AS dan 20 Inggris, bersama dengan tujuh helikopter angkut berat, telah terbang ke RAF Akrotiri, penerbangan 40 menit dari Tel Aviv.

Jerman dilaporkan sedang mempertimbangkan pengiriman 10.000 butir amunisi presisi 120 mm ke Israel, sebuah permintaan yang pada prinsipnya telah disetujui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Ini Penyebab Lautan...
Ini Penyebab Lautan Pertama di Bumi Tidak Berwarna Biru
Ilmuwan Temukan Fenomena...
Ilmuwan Temukan Fenomena Misterius yang Ubah Inti Bumi
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
Artikel Terkini
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Infografis
Israel Jatuhkan 100...
Israel Jatuhkan 100 Bom Penembus Bunker untuk Bunuh Nasrallah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved