Etika Debat dalam Al-Qur’an: Salah Satunya Niat yang Tulus dan Benar

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Pada ayat ini, Muhammad Ibn Jarir al-Tabari dalam Jami’ al-Bayan ‘An Ta’wil Ay al-Qur’an menegaskan bahwa makna yang dimaksud adalah seputar urusan agama, bukan urusan duniawi.

Adapaun lafaz ba’dun pada ayat tersebut bermakna kullun, sehingga didapati pemahaman bahwa Nabi Isa diutus oleh Allah untuk menyampaikan risalah yang dibawanya, berupa agama Allah dengan pedoman kitab Taurat kepada kaumnnya Bani Isra’il agar dapat memberi petunjuk bagi semua urusan yang telah menimpanya.

Di dalam hadis Nabi dijelaskan bahwa setiap amal perbuatan harus dilakukan dengan niat tulus karena Allah, bukan karena pamrih terhadap orang lain, sebagaimana bersabdanya:

"Dari Umar bin al-Khattab yang sedang berkhutbah, ia berkata: saya mendengar dari Rasulullah , Rasulullah bersabda: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang dia diniatkan”. (HR Bukhari)

Baca juga: Debat Capres Cawapres: Shura dan Derivasinya Disebut 3 Kali dalam Al-Quran

Ibn Hajar al-‘Asqalani dalam Fath al-Bari bi Syarh Sahih Bukhari memberi penjelasan terkait dengan hadis ini, bahwa setiap perbuatan harus disertai dengan niat. Barangsiapa yang berniat, maka akan mendapat pahala, baik niat itu dilaksanakan ataupun tidak dengan sebab alasan syariat dan setiap perbuatan yang tidak diniatkan tidak akan mendapat pahala.

"Hadis ini juga menunjukkan adanya cerita seorang Muslim yang ikut berhijrah dengan maksud ingin menikahi seorang perempuan sehingga ia disebut Muhajir Ummu Qays," ujarnya.

Dengan demikian, semua perbuatan mengharuskan sebuah niat. Niat yang tulus sangat penting dilakukan karena setiap perbuatan bergantung pada apa yang diniatkan. Demikian juga dalam berdiskusi, niat tulus dan bersih dari hal-hal yang dapat membuat diskusi tidak berjalan kondusif harus dihindari, karena hal demikian hanya dapat membekukan diskusi antar pihak, dan hanya membuang-buang waktu semata tanpa mendapatkan kebenaran yang bersifat deduktif.

Baca juga: Debat Capres Cawapres: Frasa Al-Jadal dalam Al-Quran
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Niat Berkurban Iduladha...
Doa Niat Berkurban Iduladha Lengkap dengan Artinya
Meniatkan Olahraga sebagai...
Meniatkan Olahraga sebagai Ibadah, Begini Penjelasannya
Kisah Hikmah : Antara...
Kisah Hikmah : Antara Niat dan Catatan Amal
Niat Menentukan Ganjaran...
Niat Menentukan Ganjaran Pahala, Begini Penjelasannya
15 Ayat tentang Sabar...
15 Ayat tentang Sabar dan Ikhlas, Cek di Sini!
Hadis Arbain ke-1 tentang...
Hadis Arbain ke-1 tentang Niat dan Ikhlas
Rekomendasi
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Negeri Dongeng yang...
Negeri Dongeng yang Tidak Pernah Ada di Peta Ditemukan di Mesir
Artikel Terkini
Doa agar Bisa Mewujudkan...
Doa agar Bisa Mewujudkan Keluarga Samawa
Adab Suami Istri agar...
Adab Suami Istri agar Rumah Tangga Samawa, Imam Ghazali: Bukan Sekadar Tidak Menyakiti
Cara Mengenali Rumah...
Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Infografis
Muslim Harus Tahu, 7...
Muslim Harus Tahu, 7 Keutamaan Zakat dalam Al-Quran dan Hadis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved