Wahai Muslimah, Andakah Sosok Istri Idaman Itu?
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Kecantikan batin adalah kesempurnaan agama dan akhlak. Semakin taat seorang perempuan dalam agama dan semakin sempurna akhlaknya, maka akan semakin dicintai oleh jiwa. (Baca juga : Inilah Potret Istri Saleha dan Penyejuk Hati Suami )
Perempuan yang taat beragama, melaksanakan perintah Allah dan menjaga hak-hak suami, hak ranjang, anak-anak maupun hartanya, membantu suami dalam menaati Allah, jika suami lupa ia akan mengingatkannya dan apabila suami malas ia memompa semangatnya dan apabila suami marah ia akan berusaha membuatnya tenang. Apabila mungkin untuk mendapatkan wanita yang cantik lahir dan batinnya maka inilah kesempurnaan dan kebahagiaan ” (Az-Zawaj).
Namun tujuan mulia ini sering mengalami 'error' dalam pelaksanaannya. Fakta yang ditemukan di lapangan sering jauh panggang dari api. Suami yang abai tanggung jawab, atau istri yang tidak memahami posisinya.
Namun demikian, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam adalah contoh yang paling ideal dalam tataran praktek dan aplikasi sistem pernikahan ini. Dalam catatan sejarah yang direkam dalam Hadis Nabi, meski rumah tangga Rasulullah adalah rumah tangga yang ideal, namun tetap ada konflik seperti yang biasa terjadi dalam rumah tangga kita juga. (Baca juga : Bila Harus Menikah Tanpa Cinta, Inilah Tipsnya! )
Nabi dan istri-istrinya adalah manusia yang memiliki fitrah yang sama dengan kita. Dari sanalah kita selalu belajar untuk menjadi yang terbaik dalam tujuan pernikahan.
Wallahu A'lam
Perempuan yang taat beragama, melaksanakan perintah Allah dan menjaga hak-hak suami, hak ranjang, anak-anak maupun hartanya, membantu suami dalam menaati Allah, jika suami lupa ia akan mengingatkannya dan apabila suami malas ia memompa semangatnya dan apabila suami marah ia akan berusaha membuatnya tenang. Apabila mungkin untuk mendapatkan wanita yang cantik lahir dan batinnya maka inilah kesempurnaan dan kebahagiaan ” (Az-Zawaj).
Namun tujuan mulia ini sering mengalami 'error' dalam pelaksanaannya. Fakta yang ditemukan di lapangan sering jauh panggang dari api. Suami yang abai tanggung jawab, atau istri yang tidak memahami posisinya.
Namun demikian, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam adalah contoh yang paling ideal dalam tataran praktek dan aplikasi sistem pernikahan ini. Dalam catatan sejarah yang direkam dalam Hadis Nabi, meski rumah tangga Rasulullah adalah rumah tangga yang ideal, namun tetap ada konflik seperti yang biasa terjadi dalam rumah tangga kita juga. (Baca juga : Bila Harus Menikah Tanpa Cinta, Inilah Tipsnya! )
Nabi dan istri-istrinya adalah manusia yang memiliki fitrah yang sama dengan kita. Dari sanalah kita selalu belajar untuk menjadi yang terbaik dalam tujuan pernikahan.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :