Surat yang Diutamakan Dibaca Saat Awal Ramadan
Sabtu, 16 Maret 2024 - 03:10 WIB
loading...
Ayat dan surat Al Quran yang diutamakan dibaca saat awal Ramadan penting diketahui kaum muslim, apalagi, mengisi Ramadan dengan tadarus Al Quran sangat dianjurkan. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Ayat dan surat Al Qur'an yang diutamakan dibaca saat awal Ramadan penting diketahui kaum muslim yang tengah menjalani puasa Ramadan. Apalagi, mengisi Ramadan dengan tadarus Al Qur'an sangat dianjurkan. Lantas surat dan ayat Al Qur'an apa saja yang diutamakan di bulan Ramadan ini?
Dalam Islam, bulan Ramadan juga sering disebut sebagai bulannya Al Qur'an. Sebagaimana firman Allah SUbhanahu wa ta'alam sebegai berikut:
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil) (QS. Al Baqarah: 185)
Dan, inilah surat-surat dalam Al Quran yang dianjurkan untuk dibaca selama bulan Ramadan.
"Telah turun padaku malam ini sebuah surat; surat tersebut lebih aku cintai daripada terbitnya matahari" (HR. At-Tirmidzi, Shahih Al-Jami' No. 5121)
"Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."(QS Yunus : 58)
Dalam ayat ini dapat dipahami bahwa umat Islam harus bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah. Nikmat ini adalah rezeki yang terbaik dan umat muslim harus selalu bersyukur atas nasib, takdir, serta kenikmatan yang diterima masing-masing orang.
Artinya:
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhn, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
Dalam Islam, bulan Ramadan juga sering disebut sebagai bulannya Al Qur'an. Sebagaimana firman Allah SUbhanahu wa ta'alam sebegai berikut:
شَهۡرُ رَمَضَانَ الَّذِىۡٓ اُنۡزِلَ فِيۡهِ الۡقُرۡاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الۡهُدٰى وَالۡفُرۡقَانِۚ فَمَنۡ شَهِدَ مِنۡكُمُ الشَّهۡرَ فَلۡيَـصُمۡهُ ؕ وَمَنۡ کَانَ مَرِيۡضًا اَوۡ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنۡ اَيَّامٍ اُخَرَؕ يُرِيۡدُ اللّٰهُ بِکُمُ الۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيۡدُ بِکُمُ الۡعُسۡرَ وَلِتُکۡمِلُوا الۡعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمۡ وَلَعَلَّکُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil) (QS. Al Baqarah: 185)
Dan, inilah surat-surat dalam Al Quran yang dianjurkan untuk dibaca selama bulan Ramadan.
1. Surat Al Fath
Surat Al Fath merupakan surat yang sering dibaca dan paling dicintai oleh Rasulullah SAW daripada dunia seisinya sesuai sabdaNya."Telah turun padaku malam ini sebuah surat; surat tersebut lebih aku cintai daripada terbitnya matahari" (HR. At-Tirmidzi, Shahih Al-Jami' No. 5121)
2. Surat Yunus khususnya ayat 58:
Ayat ini berbunyi:قُلۡ بِفَضۡلِ اللّٰهِ وَبِرَحۡمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلۡيَـفۡرَحُوۡا ؕ هُوَ خَيۡرٌ مِّمَّا يَجۡمَعُوۡنَ
"Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."(QS Yunus : 58)
Dalam ayat ini dapat dipahami bahwa umat Islam harus bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah. Nikmat ini adalah rezeki yang terbaik dan umat muslim harus selalu bersyukur atas nasib, takdir, serta kenikmatan yang diterima masing-masing orang.
3. Surat Al-Baqarah ayat 185
"Syahru ramadaanallazii unzila fiihil-qur'aanu hudal lin-naasi wa bayyinaatim minal-hudaa wal-furqaan, fa man syahida mingkumusy-syahra falyasum-h, wa mang kaana mariidan au 'alaa safarin fa 'iddatum min ayyaamin ukhar, yuriidullaahu bikumul-yusra wa laa yuriidu bikumul-'usra wa litukmilul-'iddata wa litukabbirullaaha 'alaa maa hadaakum wa la'allakum tasykurun."Artinya:
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhn, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
Lihat Juga :