Rasa Rindu Indonesia, Terobati Kehadiran Dai Ambassador Dompet Dhuafa Asal Wonosobo

Jum'at, 22 Maret 2024 - 19:01 WIB
loading...
Rasa Rindu Indonesia,...
Semua upaya ini dilakukan demi dakwah Ziswaf yang terus menggelora hingga ke negeri Suriname. Foto/Ilustrasi: Dompet Dhuafa
A A A
SARAMACCA, SURINAME - Suriname merupakan negara jajahan Belanda yang terletak di Benua Amerika Selatan. Meski secara geografis Suriname berada jauh dari Tanah Air, namun ia tampak seperti dekat. Mengapa? Karena Suku Jawa sangat mendominasi di sana. Total ada sebanyak 15 persen warga Suriname atau sekitar 590.855 jiwa yang beretnis Jawa .

Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) dengan komitmen melayani dengan hati, kembali mengirimkan dai yang kompeten untuk berdakwah di sana selama bulan Ramadan 1445 H . Ia adalah Ustaz Ach Fauzi, asli kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah. Ustaz Ach Fauzi dipilih karena memiliki bahasa ibu yang tentunya tidak begitu berbeda dengan bahasa keseharian masyarakat Suriname, yakni Bahasa Jawa .

Baca juga: Dompet Dhuafa Perkenalkan Inovasi Baru Wakaf Produktif

Ikhtiar melayani mereka yang membutuhkan dan juga mempertahankan serta membangun kemitraan di Suriname menjadi tujuan dari Dompet Dhuafa dalam mengirimkan dai ke sana. Dengan perjalanan yang tidak sebentar, alhamdulillah Dai Ambassador Dompet Dhuafa sampai di Bumi Suriname dengan kehangatan hati dan penuh rasa syukur.

Kegiatan selama di Suriname pun dirasakan Ustaz Ach Fauzi tak jauh berbeda dengan kebanyakan dai, yaitu melayani konsultasi keagamaan, silaturahmi dengan tokoh masyarakat, sampai dengan menunaikan kultum dan menjadi imam salat. Bahkan, Ustaz Ach Fauzi juga mendapat sambutan hangat dari Duta Besar Republik Indonesia di Paramaribo Republik Suriname, Julang Pujianto.

Semua upaya ini dilakukan demi dakwah Ziswaf yang terus menggelora hingga ke negeri Suriname. Ini juga menjadikan komitmen Cordofa untuk terus bermanfaat bagi saudara-saudara seiman yang berada jauh di sana. Semoga ikhtiar kebaikan kita dalam mengemban amanah selalu dimudahkan oleh Allah SWT.

Sebagai Dai Ambassador Dompet Dhuafa, ini adalah pengalaman perdana bagi Achmad Fauzi menjalankan Ramadan di negeri orang. Suriname menjadi negara tujuan Achmad Fauzi dalam mengemban tugas berdakwah ini. Kajian-kajian selepas salat wajib menjadi menu keseharian dakwahnya di Masjid Al Furqon Saramacca, Suriname.

Baca juga: Dompet Dhuafa dan BNPT Bersatu Cegah Pemahaman Radikalisme

Ustaz Achmad Fauzi mengungkapkan bahwa kajian Selasa (12/3/2024), adalah sesuatu yang luar biasa baginya. Sebab, ada enam jemaah putra dan putri yang antusias mengikuti kajian bakda Zuhur dan Asar yang diberikan olehnya hari itu. Mengapa luar biasa? Sebab sehari-hari kajian di Masjid Al Furqon Suriname hanya diikuti oleh satu atau dua jemaah saja.

“Alhamdulillah jumlah jemaah sudah semakin meningkat. Semoga bisa terus istikamah para jemaah Masjid Al Furqon. Kali ini saya menyampaikan kajian bertemakan menjaga kebersihan (kesucian) ketika kita menghadap kepada Allah SWT pada taklim bakda Zuhur. Kemudian selepas Asar tema kajian arkaanul wudhu beserta cara mempratikkannya. Karena masih belum banyak yang paham terkait arkaanul wudhu tersebut,” jelas Ustaz Achmad Fauzi melalui pesan singkat.

Selain menggelar kajian di masjid, Ustaz Ach Fauzi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial masyarakat di Saramacca, Suriname. Karena di awal kedatangannya, ia langsung menghadiri upacara pemakaman warga muslim setempat dan bersosialisasi dengan tokoh, serta pemuka di wilayah tersebut.

Baca juga: Dompet Dhuafa Dorong Kewirausahawan Perempuan di Masa Pandemi
Rasa Rindu Indonesia, Terobati Kehadiran Dai Ambassador Dompet Dhuafa Asal Wonosobo


TENTANG DOMPET DHUAFA

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Menapaki perjalanan lebih dari tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Untuk Informasi press release, dapat menghubungi :
Public Relation Dompet Dhuafa
Philanthropy Building
Jl. Warung Jati Barat No.14
Jakarta Selatan 12540,
Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi :

U.P : Corcom Dompet Dhuafa, Bani (+62 852-1942-7407), Fatzry (+6282122182919)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Salurkan 300 Mushaf Al-Qur'an ke Masjid Al Aqsa dalam Bentuk Wakaf
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Indonesia Usulkan 5...
Indonesia Usulkan 5 Inisiatif dalam Temu Pemimpin Agama Anggota BRICS di Brasil
Paparkan Tafsir Kontekstual,...
Paparkan Tafsir Kontekstual, Menag: Agama Harus Dipahami sebagai Perekat Bangsa
Selain Syiah, Ternyata...
Selain Syiah, Ternyata Ini 4 Agama Resmi di Iran, Apa Saja?
Rekomendasi
Abu Rahyan alias Al-Biruni,...
Abu Rahyan alias Al-Biruni, Ilmuwan Jenius yang Dikagumi Dunia Barat
Fenomena Ledakan Gurita...
Fenomena Ledakan Gurita Langka Melanda Perairan Inggris
Dinding Es Raksaa A23a...
Dinding Es Raksaa A23a Terdeteksi Akan Menghantam Inggris
Artikel Terkini
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Infografis
Wasit VAR asal Thailand...
Wasit VAR asal Thailand Dianggap Rugikan Timnas Indonesia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved