Puasa Ramadan dan Lima Hikmah di Dalamnya
Minggu, 24 Maret 2024 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
“Puasa itu berbeda dengan ibadah lainnya, misalnya salat. Salat itu bisa dilihat oleh orang lain bahwa kita sedang shalat. Haji juga demikian, bisa dilihat oleh orang lain,” kata Sudjak yang juga salah seorang Ketua MUI Jawa Timur itu.
Namun, semua kewajiban itu berbeda dengan puasa. “Kalau puasa orang lain tidak tahu. Seandainya ada seseorang yang pada malam hari ia ikut sahur bersama keluarga, lalu siang hari karena lapar kemudian makan atau minum, lalu ketika Maghrib berkumpul lagi dengan keluarga untuk ikut berbuka, maka keluarga tidak tahu kalau yang bersangkutan sudah makan pada siang harinya, yang tahu hanyalah dirinya dan Allah SWT,” katanya.
Kelima, puasa Ramadan itu mencetak orang yang takwa. Sayyidina Ali menyebut takwa itu mengandung empat unsur yakni takut hanya kepada Allah (bukan takut/disiplin karena manusia), beramal sesuai ajaran Rasulullah, rela terhadap yang sedikit, dan senantiasa siap dipanggil Allah setiap saat.
Jadi, puasa itu kewajiban/ibadah yang istimewa karena langsung dinilai Allah dan mengajarkan disiplin dan jujur, sedangkan berbuka mengajarkan berbagi. Berbagi saat berbuka itu memiliki tiga manfaat yakni diampuni, terhindar dari neraka, dan mendapat pahala setara dengan orang berpuasa. Terakhir, out put dari Puasa adalah Takwa.
Baca juga: Mengejar Ampunan Allah di Bulan Ramadan dengan Bertobat
Wallahu A'lam
Namun, semua kewajiban itu berbeda dengan puasa. “Kalau puasa orang lain tidak tahu. Seandainya ada seseorang yang pada malam hari ia ikut sahur bersama keluarga, lalu siang hari karena lapar kemudian makan atau minum, lalu ketika Maghrib berkumpul lagi dengan keluarga untuk ikut berbuka, maka keluarga tidak tahu kalau yang bersangkutan sudah makan pada siang harinya, yang tahu hanyalah dirinya dan Allah SWT,” katanya.
Kelima, puasa Ramadan itu mencetak orang yang takwa. Sayyidina Ali menyebut takwa itu mengandung empat unsur yakni takut hanya kepada Allah (bukan takut/disiplin karena manusia), beramal sesuai ajaran Rasulullah, rela terhadap yang sedikit, dan senantiasa siap dipanggil Allah setiap saat.
Jadi, puasa itu kewajiban/ibadah yang istimewa karena langsung dinilai Allah dan mengajarkan disiplin dan jujur, sedangkan berbuka mengajarkan berbagi. Berbagi saat berbuka itu memiliki tiga manfaat yakni diampuni, terhindar dari neraka, dan mendapat pahala setara dengan orang berpuasa. Terakhir, out put dari Puasa adalah Takwa.
Baca juga: Mengejar Ampunan Allah di Bulan Ramadan dengan Bertobat
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :