Sejarah dan Asal Usul Susunan Lafaz Niat Puasa Ramadan

Selasa, 26 Maret 2024 - 02:53 WIB
loading...
Sejarah dan Asal Usul...
Lafaz niat Puasa Ramadan yang dibaca oleh setiap muslim sebelum menjalankan ibadah puasa wajib ini rupanya memiliki sejarah atau asal usulnya sendiri yang belum banyak diketahui. Foto ilustrasi/ist
A A A
Lafaz niat Puasa Ramadan yang dibaca oleh setiap muslim sebelum menjalankan ibadah puasa wajib ini rupanya memiliki sejarah atau asal usulnya sendiri yang belum banyak diketahui.

Niat Puasa Ramadan sendiri dianggap sebagai doa yang dipanjatkan dengan tujuan supaya mendapatkan ridha Allah SWT ketika menjalankan ibadah wajib tersebut. Meski begitu, para ulama sepakat jika niat hanya terletak dalam hati dan tak wajib untuk dilafazkan.

Namun dalam mazhab Syafi'i, melafalkan niat itu menjadi suatu hal yang dianjurkan sebagaimana dinukil oleh Imam Nawawi dalam al-Majmu.

ومحل النية القلب ولا يشترط نطق اللسان بلا خلاف، ولا يكفي عن نية القلب ولكن يستحب التلفظ مع القلب


“Semua sepakat bahwa tempat niat itu adalah hati dan tidak disyaratkan pengucapannya secara lisan. Tak cukup niat hati, namun disunnahkan untuk melafalkan (dengan lidah) bersamaan dengan niat di hati.” (Imam Nawawi, al-Majmu’, Riyadh, Dârul ‘ lamil Kutub, juz 6, halaman 248).

Meski begitu, dalam masyarakat seringkali terjadi perbedaan pendapat terkait pelafalan niat ini. Karena dalam kitab I’anatut Thalibin pada bab Puasa hanya dijelaskan jika niat itu hanya dilakukan dalam hati saja.

النيات با لقلب ولا يشترط التلفظ بها بل يندب...


“Niat itu dengan hati, dan tidak disyaratkan mengucapkannya, karena mengucapkan niat itu disunnahkan/dianjurkan.” (Sayyid Bakri, I’anatut Thalibin, Surabaya, Hidayah, halaman 221).

Asal Usul Susunan Lafaz Niat Puasa Ramadan

Terlepas dari perdebatan pelafalan maupun di dalam hati, setiap muslim tetap harus serlalu berniat ketika hendak menjalankan ibadah. Penjelasan tentang asal usul niat puasa Ramadan sendiri dijelaskan dalam mazhab Syafi’i.

Karena dalam mazhab Syafi'i, niat tak hanya menyengaja melakukan sesuatu (qashdul fi’li), tapi juga mesti disertai kejelasan jenis ibadah secara spesifik (ta”yîn), serta ketegasan status kefardhuannya (fardiyah) bila ibadah itu memang fardhu.

Karena itulah para ulama Syafi’iyah menawarkan susunan redaksi niat yang sesuai dengan tata cara berniat tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asal-Usul dan Kisah...
Asal-Usul dan Kisah Puasa Tarwiyah-Arafah
Kenapa Dinamakan Bulan...
Kenapa Dinamakan Bulan Zulkaidah? Ini Sejarah dan Asal-usul Lengkapnya
Asal-usul Nama Bulan...
Asal-usul Nama Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, Cek Penjelasannya di Sini!
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Bacaan Niat Puasa Ramadan:...
Bacaan Niat Puasa Ramadan: Lafal Harian dan Sebulan Penuh Beserta Artinya
4 Hal Terkait Niat Puasa...
4 Hal Terkait Niat Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Emas di Perut Bumi Habis...
Emas di Perut Bumi Habis 2050, Ahli Sebut Penemuan Logam Mulia di Kongo Mukjizat
Gempa Turki dan Suriah,...
Gempa Turki dan Suriah, UNESCO: Warisan Budaya dan Sejarah Dunia dalam Bahaya
Cahaya Hijau Muncul...
Cahaya Hijau Muncul dari Balik Awan di Wilayah Timur AS
Artikel Terkini
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved