Pilih Nikahkan Putrinya dengan Duda Miskin Ketimbang Putra Khalifah

Selasa, 18 Agustus 2020 - 17:04 WIB
loading...
A A A
Begitu ia membuka pintu, ternyata yang berdiri di depannya adalah Imam asy-Syaikh Ibnu Musayyab. Abu Wardaah menduga bahwa beliau mungkin menyesal karena tergesa-gesa dalam menikahkan putrinya lalu datang untuk membicarakannya dengannya. Oleh sebab itu Abu Wardaah segera berkata: "Wahai Abu Muhammad, mengapa Anda tidak menyuruh seseorang untuk memanggilku agar aku menghadap Anda?"

"Bahkan, engkaulah yang lebih layak didatangi," jawab Said.

"Silakan masuk!" ujar Abu Wardaah mempersilakan.

"Tidak perlu, karena aku datang untuk suatu keperluan," jawab Said.

"Apa keperluan Anda wahai Syaikh? Semoga Allah merahmati Anda?"

"Sesungguhnya putriku sudah menjadi istrimu berdasarkan syariat Allah Subhanahu wa Taala sejak tadi pagi. Maka aku tidak ingin membiarkanmu berada di tempatmu sedangkan istrimu di tempat yang lain. Oleh sebab itu kubawa dia sekarang."

Baca juga: Kisah Tabiin Cerdas Iyas Bin Mu’awiyah Al-Muzanni

"Aduh, Anda sudah membawanya kemari?"

"Benar."

Abu Wardaah melihat ternyata istrinya berdiri di belakang mertuanya itu. Syaikh menoleh kepadaputrinya itu lalu berkata, "Masuklah ke rumah suamimu dengan nama Allah dan berkah-Nya!" ujarnya.

Pada saat ia hendak melangkah, tersangkut gaunnya sehingga nyaris terjatuh. Mungkin karena dia malu. Sedangkan Abu Wardaah hanya bisa terpaku di depannya dan tidak tahu harus berkata apa. Setelah tersadar, segera akan ia ambil piring berisi roti dan zaitun. Ia geser ke belakang lampu agar dia tidak melihatnya.

Selanjutnya Abu Wardaah naik jendela atas rumah untuk memanggil para tetangga. Mereka datang dengan kebingungan sambil bertanya, "Ada apa wahai Abu Wadaah?"

"Hari ini aku dinikahkan oleh Syaikh Said bin Musayyab, sekarang putrinya itu telah dibawa kemari. Kuminta kalian agar menghibur dia sementara aku hendak memanggil ibuku sebab rumahnya jauh dari sini."

Ada seseorang wanita tua di antara mereka berkata, "Sadarkah engkau dengan apa yang engkau ucapkan? Mana mungkin Said bin Musayyab menikahkan engkau dengan putrinya, sedangkan pinangan al-Walid bin Abdul Malik putra Amirul Mukminin telah ditolak."

"Benar. Engkau akan melihatnya di rumahku. Datanglah dan buktikan," jawab Abu Wardaah.

Beberapa tetangga berdatangan dengan rasa penasaran hampir tak percaya, kemudian mereka menyambut dan menghibur putri Said itu. Tak lama kemudian ibu Abu Wardaah datang. Setelah melihat menantunya, dia berpaling kepada Abu Wardaah seraya berkata, "Haram wajahku bagimu kalau engkau tidak membiarkan aku memboyongnya sebagai pengantin yang terhormat."

"Terserah ibu," jawab Abu Wardaah.

Selanjutnya, istrinya dibawa oleh ibunya. Tiga hari kemudian dia diantarkan kembali kepadanya. “Ternyata istriku adalah wanita yang paling cantik di Madinah, paling hafal Kitabullah, dan paling mengerti soal-soal hadis Rasulullah, juga paham akan hak-hak suami,” ujar Abu Wardaah berkisah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Nasihat Penuh Hikmah...
Nasihat Penuh Hikmah Tabi'in Hasan Al-Bashri kepada Pejabat Tinggi
Tokoh-tokoh Tabiin yang...
Tokoh-tokoh Tabiin yang Melakukan Ijtihad sebelum Mazhab-Mazhab
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Tabiin Ibnu Sirin:...
Kisah Tabiin Ibnu Sirin: Pelopor Ilmu Interpretasi Mimpi dalam Islam
Kisah Tabiin Amir bin...
Kisah Tabiin Amir bin Abdillah: Tidak Menikah dan Menolak Makan Daging
Rekomendasi
Fenomena Alam di Indonesia...
Fenomena Alam di Indonesia Ini Sama Persis dengan Al-Quran Surat An-Naml
Pluvial Carnian Fenomena...
Pluvial Carnian Fenomena Hujan 2 Juta Tahun Lalu di Bumi Terungkap
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved