Perang Nuklir dan Akhir Zaman Menurut Syaikh Imran Nazar Hosein
Jum'at, 19 April 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kelak akan dilepaskan kepada kalian berdua nyala api dan kabut asap, maka engkau tidak akan dapat menyelamatkan dirimu sendiri."
Syaikh Imran menentukan suatu kobaran api akan dilepaskan pada dua target. Jelas bahwa kaum yang menjadi sasaran serangan kobaran api tersebut adalah kaum yang didukung oleh golongan Jin dalam kejahatan mereka, dan serangan tersebut akan menyebabkan kehancuran persekutuan antara bangsa manusia yang jahat dan para pendukungnya bangsa Jin yang jahat.
Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kiamat Besar dan Kiamat Kecil
Perang nuklir yang ditafsirkan Syaikh Imran berdasarkan dalam QS Yâsîn/36 : 29:
(Azab mereka) itu cukup dengan satu teriakan saja. Maka, seketika itu mereka mati.
Pandangan Syaikh Imran mengenai ayat tersebut yaitu: "Tidaklah lebih dari pada satu buah ledakan dahsyat dari azab Kami, maka perhatikanlah! Mereka, yang akan dihukum, akan menjadi seperti abu, diam tak bergerak lagi sunyi senyap.
Meski pada ayat ini tidak disebutkan peristiwa perang besar, Syaikh Imram Nazar Hosein dalam bukunya berjudul "The Qur'an The Great War and the West" tetap beranggapan ayat ini sebagai perumpamaan yang membantu untuk memahami apa yang terjadi ketika perang tersebut terjadi.
Perang tersebut dianggap sebagai perang nuklir dan senjata pemusnah massal yang menjadikan jutaan nyawa akan mati dengan sekejap dan kota-kota besar serta kota-kota kecil yang tak terhingga akan musnah seketika karena adanya perang besar tersebut.
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Pasang Surut Misteri Danau Tiberias
Syaikh Imran menentukan suatu kobaran api akan dilepaskan pada dua target. Jelas bahwa kaum yang menjadi sasaran serangan kobaran api tersebut adalah kaum yang didukung oleh golongan Jin dalam kejahatan mereka, dan serangan tersebut akan menyebabkan kehancuran persekutuan antara bangsa manusia yang jahat dan para pendukungnya bangsa Jin yang jahat.
Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kiamat Besar dan Kiamat Kecil
Perang nuklir yang ditafsirkan Syaikh Imran berdasarkan dalam QS Yâsîn/36 : 29:
اِنْ كَانَتْ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً فَاِذَا هُمْ خٰمِدُوْنَ
(Azab mereka) itu cukup dengan satu teriakan saja. Maka, seketika itu mereka mati.
Pandangan Syaikh Imran mengenai ayat tersebut yaitu: "Tidaklah lebih dari pada satu buah ledakan dahsyat dari azab Kami, maka perhatikanlah! Mereka, yang akan dihukum, akan menjadi seperti abu, diam tak bergerak lagi sunyi senyap.
Meski pada ayat ini tidak disebutkan peristiwa perang besar, Syaikh Imram Nazar Hosein dalam bukunya berjudul "The Qur'an The Great War and the West" tetap beranggapan ayat ini sebagai perumpamaan yang membantu untuk memahami apa yang terjadi ketika perang tersebut terjadi.
Perang tersebut dianggap sebagai perang nuklir dan senjata pemusnah massal yang menjadikan jutaan nyawa akan mati dengan sekejap dan kota-kota besar serta kota-kota kecil yang tak terhingga akan musnah seketika karena adanya perang besar tersebut.
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Pasang Surut Misteri Danau Tiberias
(mhy)
Lihat Juga :