Kapan dan di Mana Surat Yasin Turun?
Selasa, 30 April 2024 - 11:25 WIB
loading...
Suratb Yasin diturunkan di Kota Makkah, kecuali ayat 12 yang diturunkan di Madinah, surat ini diturunkan ketika Nabi SAW banyak yang ingin mencelakai Beliau. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Kapan dan di mana Surat Yasin turun? Pertanyaan ini terkait asbabun nuzul (asal usul) surat tersebut yang penting diketahui umat muslim.
Imam As Suyuthi dalam kitabnya Asbabun Nuzul menceritakan bagaimana peristiwa yang menjadi sebab turunnya Surat Yasin. Dikisahkan suatu ketika Rasulullah membaca Surat As Sajdah.
Akibat bacaan itu, sejumlah orang Quraisy merasa terganggu. Tak disangka, mereka bereaksi dengan mencoba mencelakai Rasulullah SAW. Di antara yang hendak membuat Nabi Muhammad celaka tersebut adalah Abu Jahal.
Maka saat itu Allah SWT menurunkan Surat Yasin mulai dari ayat 1-10.
Menurut Al Qurtubhi, selain Abu Jahal, ada pula tokoh Quraisy Al Walid bin Al Mughirah dan seseorang dari Bani Makzhum yang hendak menyakiti Rasulullah.
Diriwayatkan, saat mereka akan berbuat jahat -tiba Allah menunjukkan kekuasaan Nya. Tiba-tiba tangan orang Quraisy tersebut terbelenggu di pundaknya dan mereka menjadi buta.
Hal ini yang disampaikan Allah dalam Surat Yasin ayat 8 yang artinya “Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.”
Mereka yang tadinya hendak berbuat jahat kepada Rasulullah, tak dinyana justru meminta tolong kepada Nabi. “Kami sangat mengharapkan bantuan tuan atas nama Allah dan dan atas nama keluarga.”
Adapun arti Surat Yasin ayat 1-10 adalah sebagai berikut:
“Yaa Siin. Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah. Sungguh engkau (Muhammad) adalah adalah seorang dari rasul-rasul. (yang berada) di atas jalan yang lurus. (Sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) yang Mahaperkasa, Maha Penyayang. Agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan karena itu mereka lalai. Sungguh pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman. Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah. Dan Kami jadikan dihadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau tidak memberi peringatan kepada mereka, ” (QS Yasin:1-10).
Imam As Suyuthi dalam kitabnya Asbabun Nuzul menceritakan bagaimana peristiwa yang menjadi sebab turunnya Surat Yasin. Dikisahkan suatu ketika Rasulullah membaca Surat As Sajdah.
Akibat bacaan itu, sejumlah orang Quraisy merasa terganggu. Tak disangka, mereka bereaksi dengan mencoba mencelakai Rasulullah SAW. Di antara yang hendak membuat Nabi Muhammad celaka tersebut adalah Abu Jahal.
Maka saat itu Allah SWT menurunkan Surat Yasin mulai dari ayat 1-10.
Menurut Al Qurtubhi, selain Abu Jahal, ada pula tokoh Quraisy Al Walid bin Al Mughirah dan seseorang dari Bani Makzhum yang hendak menyakiti Rasulullah.
Diriwayatkan, saat mereka akan berbuat jahat -tiba Allah menunjukkan kekuasaan Nya. Tiba-tiba tangan orang Quraisy tersebut terbelenggu di pundaknya dan mereka menjadi buta.
Hal ini yang disampaikan Allah dalam Surat Yasin ayat 8 yang artinya “Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.”
Mereka yang tadinya hendak berbuat jahat kepada Rasulullah, tak dinyana justru meminta tolong kepada Nabi. “Kami sangat mengharapkan bantuan tuan atas nama Allah dan dan atas nama keluarga.”
Adapun arti Surat Yasin ayat 1-10 adalah sebagai berikut:
“Yaa Siin. Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah. Sungguh engkau (Muhammad) adalah adalah seorang dari rasul-rasul. (yang berada) di atas jalan yang lurus. (Sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) yang Mahaperkasa, Maha Penyayang. Agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan karena itu mereka lalai. Sungguh pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman. Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah. Dan Kami jadikan dihadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau tidak memberi peringatan kepada mereka, ” (QS Yasin:1-10).
Lihat Juga :