3 Rangkaian Pelaksanaan Haji: Berihram, Mabit di Mina dan Wukuf di Arafah
Senin, 20 Mei 2024 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perhatikan! Kewajiban dan Larangan Bila Sedang Berihram
Wukuf di Arafah
Berangkatlah menuju Arafah pada hari ke-9 (kesembilan) setelah matahari terbit, sambil melakukan talbiyah dan takbir, dan dirikanlah shalat Zuhur dan Ashar secara qashar dan jam’u taqdim (mengumpulkan dua waktu salat tersebut di waktu shalat yang lebih awal (zuhur) dengan satu azan dan dua iqamat tanpa ada salat sunahnya.
"Dan pastikan bahwa anda benar-benar berada di dalam batas wilayah Arafah karena wukuf di Arafah merupakan rukun penting dalam pelaksanaan haji, barangsiapa meninggalkannya maka hajinya menjadi tidak sah," tutur Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.
Berdirilah menghadap kiblat sambil mengangkat kedua belah tangan untuk berdoa hanya kepada Allah semata, dan dilarang untuk berdoa kepada selain-Nya. Seraya melakukan talbiyah dan ucapan:
“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya segala kerajaan dan hanya milik-Nya segala pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Baca juga: Doa Wukuf di Arafah Lengkap Arab Latin Sesuai Sunnah
Wukuf di Arafah
Berangkatlah menuju Arafah pada hari ke-9 (kesembilan) setelah matahari terbit, sambil melakukan talbiyah dan takbir, dan dirikanlah shalat Zuhur dan Ashar secara qashar dan jam’u taqdim (mengumpulkan dua waktu salat tersebut di waktu shalat yang lebih awal (zuhur) dengan satu azan dan dua iqamat tanpa ada salat sunahnya.
"Dan pastikan bahwa anda benar-benar berada di dalam batas wilayah Arafah karena wukuf di Arafah merupakan rukun penting dalam pelaksanaan haji, barangsiapa meninggalkannya maka hajinya menjadi tidak sah," tutur Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.
Berdirilah menghadap kiblat sambil mengangkat kedua belah tangan untuk berdoa hanya kepada Allah semata, dan dilarang untuk berdoa kepada selain-Nya. Seraya melakukan talbiyah dan ucapan:
لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لََهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَئٍ قديرٌ
“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya segala kerajaan dan hanya milik-Nya segala pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Baca juga: Doa Wukuf di Arafah Lengkap Arab Latin Sesuai Sunnah
(mhy)
Lihat Juga :