Catatan Haji, Syaikh M A Kholwadia: Ziarah Bukan Monopoli Islam
Minggu, 16 Juni 2024 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, sebagian besar bentuk perkumpulan dan organisasi sekuler telah terbukti menjadi resep bukan untuk persatuan dan perdamaian, namun untuk kebencian, kerusakan dan kekacauan.
Dalam konteks ini, katanya, kita mungkin harus beralih ke ziarah keagamaan untuk menemukan cara menghidupkan kembali interaksi antarmanusia yang damai dan membuka jalan baru yang damai bagi umat manusia.
Sebagaimana dikemukakan Patrick Deneen dalam bukunya yang terbit tahun 2018, Why Liberalism Failed, misi modernitas dan masyarakat liberal, yakni menciptakan dunia damai yang berlandaskan pembebasan dan kebebasan individu, terbukti gagal besar-besaran.
Oleh karena itu, pandangan baru terhadap konvensi yang sudah ada sejak zaman Adam mungkin bisa menyelamatkan kita. Barangkali modernitas dapat dan harus digantikan dengan zaman kuno secara harafiah!
Hak umat manusia untuk berkumpul untuk beribadah dan hak untuk melindungi tempat ibadah dengan tegas disuarakan dalam Al-Quran:
Baca juga: Ada Jihad yang Lebih Baik: Haji Mabrur
“Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa." ( Surah al-Hajj (22) : 40)
Dalam konteks ini, katanya, kita mungkin harus beralih ke ziarah keagamaan untuk menemukan cara menghidupkan kembali interaksi antarmanusia yang damai dan membuka jalan baru yang damai bagi umat manusia.
Sebagaimana dikemukakan Patrick Deneen dalam bukunya yang terbit tahun 2018, Why Liberalism Failed, misi modernitas dan masyarakat liberal, yakni menciptakan dunia damai yang berlandaskan pembebasan dan kebebasan individu, terbukti gagal besar-besaran.
Oleh karena itu, pandangan baru terhadap konvensi yang sudah ada sejak zaman Adam mungkin bisa menyelamatkan kita. Barangkali modernitas dapat dan harus digantikan dengan zaman kuno secara harafiah!
Hak umat manusia untuk berkumpul untuk beribadah dan hak untuk melindungi tempat ibadah dengan tegas disuarakan dalam Al-Quran:
Baca juga: Ada Jihad yang Lebih Baik: Haji Mabrur
“Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa." ( Surah al-Hajj (22) : 40)
(mhy)
Lihat Juga :