Fitnah di Makkah Tahun 571 H: Perang Amirul Haj dengan Gubernur

Selasa, 25 Juni 2024 - 14:59 WIB
loading...
Fitnah di Makkah Tahun...
Para jemaah haji banyak yang melakukan penjarahan. Mereka mengambil harta niaga para pemukim di sana, dan membakar banyak tempat. Ilustrasi: Ist
A A A
Peristiwa ini terjadi pada tahun 571 H. Di Kota Suci Makkah berkecamuk perang dahsyat antara Amirul Haj Thasytakin, dengan Emir Muktsir Ibn Isa, Gubernur Makkah.

Ibnu al-Atsir dalam bukunya berjudul "Al-Mukhtar Min al-Kamil fi al-Tarikh; Qishshah Shalahuddin al-Ayyubi" yang diterjemahkan Abu Haytsam menjadi "Shalahuddin Al-Ayyubi Sang Pembebas Tanah Para Nabi" mengisahkan Khalifah telah memerintahkan Amirul Haj untuk memecat Muktsir dan mengangkat Daud -saudaranya- untuk menggantikan kedudukannya. Penyebabnya adalah karena Muktsir membangun benteng di atas Gunung Abi Qubays.

Ketika jemaah haji meninggalkan Arafah , mereka tidak bermalam di Muzdalifah , melainkan hanya melewatinya dan tidak melempar jumrah. Sebagian mereka ada yang melempar sebagian jumrah sambil berjalan, lalu berhenti di sebuah lembah yang luas.

Lalu keluarlah penduduk Makkah menyerang mereka, sehingga banyak korban terbunuh dari kedua belah pihak. Orang-orang berteriak: “Serbu Makkah!”

Baca juga: Keistimewaan-Keistimewaan Kota Suci Makkah

Mereka pun menyerang kota Makkah. Gubernur Makkah, Muktsir, melarikan diri. Ia naik ke atas benteng yang dibangunnya di puncak Gunung Abi Qubays.

Orang-orang lalu mengepungnya di dalam benteng. Muktsir pun akhirnya lari meninggalkan bentengnya untuk pergi dari Makkah, sehingga diangkatlah saudaranya, Daud, untuk menduduki jabatan gubernur yang baru.

Para jemaah haji banyak yang melakukan penjarahan. Mereka mengambil harta niaga para pemukim di sana, dan membakar banyak tempat. Hal teraneh yang terjadi dalam peristiwa ini adalah ada seseorang yang lebam kulitnya melempari sebuah rumah kediaman anak-anak yatim piatu dengan botol berisi minyak menyala hingga seisi rumah itu terbakar.

Kemudian ketika ia mengambil botol lain untuk membakar tempat yang lain lagi, tiba-tiba ada batu melayang ke arahnya, dan mengenai botol hingga pecah. Ia pun terbakar sendiri. Selama tiga hari ia diazab dengan tubuh terbakar itu, baru kemudian tewas.

Baca juga: Makkah Luncurkan Kampanye Dilarang Haji Tanpa Izin
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Wafat di Makkah saat...
Wafat di Makkah saat Beribadah Haji: Raih Pahala Syahid dan Beri Syafaat
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem di Makkah dan Madinah, 67 Jemaah Haji Masih Jalani Perawatan
Rekomendasi
Laporan PBB Sebut Bencana...
Laporan PBB Sebut Bencana Krisis Air Hebat Sudah di Depan Mata
Dipercaya untuk Melukai...
Dipercaya untuk Melukai Nabi Muhammad, Fenomena Batu Besar Ini di Luar Nalar
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
Artikel Terkini
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
5 Negara Muslim dengan...
5 Negara Muslim dengan Kekuatan Mengerikan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved