Khotbah Jumat: Mewujudkan Kalender Hijriah Global Tunggal

Kamis, 11 Juli 2024 - 11:16 WIB
loading...
A A A
Penggunaan rukyat di zaman Nabi SAW adalah wajar karena hisab astronomi belum berkembang dan lagi pula tidak menimbulkan masalah. Saat itu, umat Islam hanya ada di dalam jazirah Arab. Jika hilal terlihat di Madinah, maka tidak timbul problem atas penampakannya di tempat lain yang jauh karena belum ada umat Islam di sana.

Selain itu, umat Islam saat itu masih dalam keadaan ummiy, alias belum memiliki kemampuan dalam menulis dan menghitung. Hal ini berdasarkan sabda Nabi SAW:

“إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ، لَا نَكْتُبُ وَلَا نَحْسُبُ. الشَّهْرُ هَكَذَا وَهَكَذَا ” يَعْنِي مَرَّةً تِسْعَةً وَعِشْرِينَ، وَمَرَّةً ثَلَاثِينَ”

Sesungguhnya umatku ummiy, tidak dapat menulis dan juga berhitung. Adapun bulan ini (Sya’ban/Ramadan) seperti ini dan seperti itu, yakni terkadang 29 hari dan terkadang 30 hari.”

Namun, pada masa kini, umat Islam telah tersebar di berbagai penjuru bumi, hingga ke pulau-pulau kecil di Samudra Pasifik. Penggunaan rukyat saat ini menjadi problematik. Sebab, rukyat itu terbatas kaverannya di muka bumi pada saat visibilitas pertama.

Baca juga: Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global Mulai Tahun 1446 H

Ia mungkin terlihat di kawasan kecil dunia dan tidak terlihat di sebagian besar kawasan lain sehingga dunia menjadi terbelah antara yang melihat dan yang tidak melihat, sehingga awal bulan baru menjadi selalu berbeda. Tidak akan pernah terjadi bahwa rukyat itu mungkin dilakukan di seluruh kawasan dunia pada visibilitas pertama.

Oleh karena itu, tidak akan pernah terjadi penyatuan kalender Islam secara global selama kita berpegang pada rukyat fisik. Untuk itu, kita harus bersedia menerima hisab, bukan karena keinginan subjektif, tetapi karena tuntutan penyatuan sistem kalender Islam.

Jemaah yang dirahmati Allah,

Hadis-hadis yang memerintahkan rukyat adalah perintah berillat. Illat ialah alasan di balik penetapan suatu hukum. Dalam kasus hadis tentang penentuan awal bulan hijriyah, ilatnya ialah kondisi umat pada saat itu masih belum mengenal tulis baca dan hisab (ummi), sehingga untuk memudahkan, Nabi SAW memerintahkan sarana yang tersedia saat itu, yaitu rukyat.

Rukyat bukan bagian dari ibadah mahdlah, melainkan alat untuk menentukan waktu. Sebagai alat, rukyat dapat diubah dengan model penghitungan secara eksak demi tercapainya suatu tujuan. Lagi pula, dalam hadis Nabi SAW tentang penentuan awal bulan, yang menjadi ibadah mahdlah adalah puasa, bukan rukyat.

Karena bukan bagian dari ibadah, rukyat dapat diubah menuju hisab. Ada dua ayat yang mengandung isyarat yang jelas kepada hisab:

وَٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٍ (٥)

Dan matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.” ( QS Ar-Rahman : 5).

هُوَ ٱلَّذِی جَعَلَ ٱلشَّمۡسَ ضِیَآءٗ وَٱلۡقَمَرَ نُورٗا وَقَدَّرَهُۥ مَنَازِلَ لِتَعۡلَمُواْ عَدَدَ ٱلسِّنِینَ وَٱلۡحِسَابَۚ مَا خَلَقَ ٱللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۚ یُفَصِّلُ ٱلۡـَٔایَـٰتِ لِقَوۡمࣲ یَعۡلَمُونَ (٥)

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan ditetapkan-Nya tempat-tempat bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.” ( QS Yunus : 5).

Baca juga: Begini Jawaban Muhammadiyah Tanggapi Kritik Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal

Menggunakan hisab dalam menentukan awal bulan juga didasarkan pada petunjuk dalam Al-Qur’an surat Yasin ayat 39-40:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Rekomendasi
Dua Gunung Berapi Besar...
Dua Gunung Berapi Besar Diprediksi Akan Meletus pada 2025
Fenomena Alam di Indonesia...
Fenomena Alam di Indonesia Ini Sama Persis dengan Al-Quran Surat An-Naml
Bukti DNA Mengungkap...
Bukti DNA Mengungkap Asal-usul Penduduk Asli Amerika yang Mengejutkan
Artikel Terkini
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Infografis
Ilmuwan Ingin Redupkan...
Ilmuwan Ingin Redupkan Matahari untuk Atasi Pemanasan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved