Kalender Hijriah Global Tunggal: Kuatnya Paham Rukyat Literal dan Matlak Lokal

Jum'at, 12 Juli 2024 - 17:56 WIB
loading...
Kalender Hijriah Global...
Keengganan menerima konsep KHGT lebih didominasi oleh kuatnya paham rukyat literal dan matlak lokal. Ilustrasi: Ist/mhy
A A A
Keengganan menerima konsep Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) lebih didominasi oleh kuatnya paham rukyat literal dan matlak lokal.

"Hal ini pernah disampaikan oleh Nidhal Guessoum dalam SARAS (Southeast Asia-Regional Astronomy Seminar) tahun 1442/2021 di Malaysia," ujar Profesor Ilmu Astronomi Islam-Hukum Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Susiknan Azhari.

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah ini menjelaskan, secara konsep, KHGT memang menarik, apalagi jika dikaji dengan beragam pendekatan.

“Bagi pihak yang belum bisa menerima tentu saja perlu dihargai dan sebaiknya tetap membuka diri untuk mewujudkan unifikasi,” ujar Prof Susiknan sebagaimana dilansir laman resmi Muhammadiyah, Jumat 12 Juli 2024.

Baca juga: Kalender Hijriah Global: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah

Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan mengenai kalender tidak menyebabkan konflik hingga berurusan dengan aparat hukum. “Mari tebarkan energi positif agar umat tidak bercerai-berai,” tambahnya.

Susiknan mengungkapkan bahwa berbagai kitab turats mendukung konsep KHGT, terutama prinsip, syarat, dan parameter yang digunakan. Menurutnya, konsep KHGT memiliki basis epistemologi yang kokoh terutama konsep Ittihadu al-Matali’.

Banyak literatur fikih yang mendukung ini seperti Radd al-Mukhtar ala Dur al-Mukhtar karya Ibn ‘Abidin, Bidayatu al-Mujtahid wa Nihayah al-Muqtasid karya Ibn Rusyd, dan Tanwir al-Absar wa Jami’ al-Bihar karya Muhammad bin Abdillah at-Turmurtasyi.

Mengenai perdebatan seputar hisab rukyat, Susiknan mengajak untuk menuju integrasi antara keduanya demi kemaslahatan umum dibandingkan kepentingan pribadi dan organisasi.

“Indonesia, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perlu menjadi teladan dalam mengimplementasikan Kalender Hijriah Global Tunggal dengan prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia,” tegasnya.

Susiknan juga mengakui bahwa KHGT adalah sebuah produk ijtihad yang tidak lepas dari kekurangan. “Namun, sepanjang pembacaan saya, konsep KHGT merupakan konsep yang terbaik dan solutif. Adapun kriteria yang digunakan tetap terbuka untuk diperbaiki, seperti disebutkan dalam rekomendasi Istanbul 1437/2016,” ujarnya.

Baca juga: Khotbah Jumat: Mewujudkan Kalender Hijriah Global Tunggal

Menurutnya, kegiatan rukyat tetap perlu diberikan ruang untuk dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan bertanggung jawab. “Semua ini dilakukan untuk memadukan pesan nas dan sains. Dengan demikian, ke depan akan diperoleh kriteria yang lebih autentik,” jelas Susiknan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Rekomendasi
Tukang Kayu Memainkan...
Tukang Kayu Memainkan Peran Penting dalam Peradaban Mesopotamia
Ibnu Khaldun, Ilmuwan...
Ibnu Khaldun, Ilmuwan Islam yang Seluruh Keluarganya Meninggal karena Wabah
Syaikh Abu Al-Hasan...
Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi, Sosok Ulama dan Penulis Terbaik Sirah Nabawiyah
Artikel Terkini
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved