Larangan Jilbab Prancis: Selamat Datang di Olimpiade Islamofobia

Jum'at, 19 Juli 2024 - 14:50 WIB
loading...
A A A
Meskipun ada tuntutan berulang kali, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menolak meminta otoritas Prancis untuk mencabut larangan tersebut.

Pada tanggal 11 Juni, koalisi organisasi – termasuk Aliansi Olahraga dan Hak Asasi Manusia, Amnesty International, Human Rights Watch, Transparency International dan Basket Pour Toutes – menerbitkan surat yang ditujukan kepada IOC, menuntut agar badan tersebut secara terbuka meminta otoritas olahraga Prancis untuk membatalkan peraturan yang melarang atlet perempuan berhijab, termasuk di Paris 2024.

IOC menjawab bahwa larangan Prancis terhadap jilbab olahraga berada di luar kewenangan gerakan Olimpiade, dengan menyatakan bahwa “kebebasan beragama ditafsirkan dengan berbagai cara oleh berbagai negara”.

Baca juga: Prancis Larang Atlet Perempuan Berhijab di Olimpiade Paris 2024, Dunia Bereaksi

Dalam suratnya, kelompok hak asasi manusia menjelaskan bahwa larangan tersebut berdampak negatif bagi banyak atlet Muslim “yang telah didiskriminasi, tidak terlihat, dikucilkan, dan dipermalukan”.

“Mereka mengalami trauma dan pengucilan sosial. Beberapa dari mereka telah meninggalkan negara ini atau mempertimbangkan untuk melakukan hal tersebut demi mencari peluang untuk berlatih olahraga mereka di tempat lain.”

Larangan ini berarti banyak perempuan Muslim tidak pernah mendapatkan pelatihan dan kesempatan berkompetisi yang diperlukan untuk mencapai level tertinggi dalam olahraga mereka masing-masing.

“Mencegah perempuan dan anak perempuan Muslim untuk berpartisipasi secara penuh dan bebas dalam olahraga, untuk rekreasi atau sebagai karier, dapat berdampak buruk pada semua aspek kehidupan mereka, termasuk kesehatan mental dan fisik mereka,” kata Amnesty dalam laporannya.

LSM tersebut berbicara dengan Helene Ba, seorang pemain bola basket yang tidak diizinkan berkompetisi sejak Oktober lalu: “Secara mental, ini juga sulit karena Anda benar-benar merasa dikucilkan. Apalagi jika Anda pergi ke bangku cadangan dan wasit menyuruh Anda pergi ke tangga [stand]. Semua orang melihatmu… Sungguh memalukan.”

Perempuan lain, yang diidentifikasi sebagai B, mengatakan kepada Amnesty International: “Ini menyedihkan. Bahkan sangat memalukan, pada saat ini di tahun 2024, menghalangi mimpi hanya karena sehelai kain.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Model Busana Muslimah,...
5 Model Busana Muslimah, Kenali Perbedaannya!
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Berjilbab
Apakah Boleh Melepas...
Apakah Boleh Melepas Hijab Demi Pekerjaan? Ini Penjelasan dari Dua Ustaz Ternama di Indonesia
Masih Suka Lepas Pasang...
Masih Suka Lepas Pasang Jilbab? Hati-hati, Begini Hukumnya dalam Islam
Raksasa Asuransi Prancis...
Raksasa Asuransi Prancis Lakukan Divestasi di 3 Bank Israel: Kemenangan Gerakan Boikot
Membela Pancasila, Membela...
Membela Pancasila, Membela Hak Berhijab Warga Negara
Rekomendasi
Ilmuwan Menelusuri Jejak...
Ilmuwan Menelusuri Jejak Ekspresi Bahasa lewat Sejarah Penulisan
Cekungan Saint Croix,...
Cekungan Saint Croix, Ilmuwan Sebut Keajaiban Irigasi dari Peradaban yang Terlupakan
Surat-surat Isaac Newton...
Surat-surat Isaac Newton Soal Nasib Bumi pada 2060 Terungkap
Artikel Terkini
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved