Dendam Ali Khamenei: Poros Perlawanan akan Lakukan Balasan ke Israel

Minggu, 04 Agustus 2024 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Negar Mortazavi, seorang pakar Iran dan peneliti senior di Center for International Policy (CIP), berpendapat bahwa sekutu Israel mungkin menyebarkan narasi bahwa pembunuhan itu adalah pembunuhan rahasia, yang telah dilakukan Israel di masa lalu terhadap pejabat Iran yang mengawasi program nuklir negara itu.

"Kedua belah pihak berkepentingan menyebarkan narasi," kata Mortazavi. Iran ingin menyebarkan ini sebagai serangan terhadap kedaulatan mereka dan Israel ingin mengatakan bahwa ini hanyalah bagian dari 'perang bayangan' [istilah yang digunakan untuk merujuk pada operasi rahasia sebelumnya].

Selain itu, Mortazavi mengatakan bahwa ia yakin Israel mencoba memprovokasi Iran untuk melancarkan serangan besar yang akan memaksa AS - yang telah mengisyaratkan tidak ingin terlibat dalam perang regional - untuk terlibat langsung di pihak Israel.

Ia merujuk pada serangan Israel terhadap konsulat Iran di Suriah pada bulan April, yang menewaskan tujuh orang termasuk dua jenderal Iran.

Pejabat AS mengklaim bahwa Israel "salah perhitungan" dengan menyerang kedutaan tersebut karena mereka tidak menduga Iran akan menanggapi dengan begitu keras, menurut New York Times.

Pada tanggal 13 April, Iran membalas dengan menembakkan serangkaian rudal dan pesawat nirawak ke Israel setelah mengatakan bahwa pihaknya telah memberi AS dan sekutunya peringatan yang cukup.

Baca juga: Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Keamanan Iran Dipertanyakan

“AS [pada bulan April] pada dasarnya menjelaskan kepada Israel bahwa mereka akan berada di sana untuk membela mereka tetapi tidak akan melakukan serangan terhadap mereka,” kata Mortazavi, untuk menjelaskan mengapa Israel tidak meningkatkan serangan lebih lanjut setelah serangan rudal dan pesawat nirawak Iran.

Azizi, pakar Iran, juga mengatakan bahwa Iran memandang serangan kedutaan sebagai “kesalahan perhitungan Israel,” tetapi pembunuhan Haniyeh dipandang sebagai provokasi langsung.

“Berdasarkan apa yang saya lihat, kali ini Iran mungkin tidak benar-benar memberikan peringatan awal yang pasti kepada AS dan sekutu AS di kawasan itu [tentang serangan berikutnya terhadap Israel],” katanya kepada Al Jazeera.

“Iran melihat format sebelumnya tidak berhasil untuk menghalangi Israel.”

Taruhan Lebih Tinggi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Bebatuan di Ethiopia...
Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya
Gunung Berapi Alaska...
Gunung Berapi Alaska Bergemuruh Berulang-ulang usai Tertidur 1 Abad
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi...
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi Diterjang Tsunami 10 Meter
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
Serangan Balasan Pasukan...
Serangan Balasan Pasukan Israel Ke Palestina Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved