Mengapa Israel Ngotot Kuasai Palestina? Benarkah Ada Hubungannya dengan Dajjal?
Kamis, 15 Agustus 2024 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Nabi Daud berjasa dalam meletakkan agama sebagai dasar negara seperti yang telah dirintis oleh syariat Nabi Musa. Sedangkan Nabi Sulaiman menyempurnakan cita-cita ayahnya mendirikan masjid untuk Bangsa Israil di Baitul Maqdis, walaupun telah direncanakan pada masa Daud. Di dalamnya tersimpan 10 Amar Allah.
Sulaiman bin Daud adalah seorang Nabi sekaligus raja bagi Bangsa Israel. Beliau diganti oleh putranya Rabeam, yang melanjutkan tahta kekuasaan ayahnya selama masa fatrah (masa di antara dua orang Nabi) yang menurut para penutur cerita berkisar kurang lebih 17 tahun.
Setelah Rabeam wafat, bangsa Israel terpecah hingga mendekati kemusnahan akibat kekuatan intern dan faktor eksterm berupa penyerangan Romawi ke tanah Palestina dan daerah sekitarnya. Di antara faktor intrern adalah menjamurnya kerajaan-kerajaan kecil di kalangan Bani Israil pada masa yang bersamaan setelah mereka terpecah-pecah menjadi golongan dan suku-suku kecil.
Pada masa kelahiran Nabi Isa 'alahissalam, Romawi menguasai Israel dan tunduk di bawah kekuasaan Raja Herodes dan yang menjadi hakimnya pada masa itu adalah Pilatus al-Nabthi. Kondisi politik, sosial maupun intelektual jauh berbeda dengan kondisi pada masa Nabi Sulaiman. Hal ini disebabkan masuknya pengaruh Romawi ke jantung Kota Palestina dan memberi pengaruh terhadap kehidupan bangsa Israel.
Di masa ini mereka dipaksa mengikuti hukum Romawi dengan menarik upeti dan menindas mereka di bawah kesewenangan seorang hakim. Kekacauan terjadi dimana-mana. Pada masa kegelapan inilah Nabi Isa 'alaihissalam diutus sebagai juru selamat, seorang Rasul utusan Allah Ta'ala untuk menyelamatkan bangsa Israel dari kebodohan mental dan kezaliman.
Namun, bangsa Isarel bukannya menerima ajakan suci Nabi Isa. Mereka malah membangkang, durhaka dan ingin membunuh Nabi Isa. Bani Israel juga sering mengikat perjanjian dengan Tuhan, namun setiap kali berikrar mereka selalu berkhianat.
Berikut firman Allah dalam Al-Qur'an:
"Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas." (QS Al-Maidah Ayat 78)
Baca juga: Israel Mempersenjatai Pemukim Yahudi: Mengusir Warga Palestina dan Mencaplok Tanahnya
Sulaiman bin Daud adalah seorang Nabi sekaligus raja bagi Bangsa Israel. Beliau diganti oleh putranya Rabeam, yang melanjutkan tahta kekuasaan ayahnya selama masa fatrah (masa di antara dua orang Nabi) yang menurut para penutur cerita berkisar kurang lebih 17 tahun.
Setelah Rabeam wafat, bangsa Israel terpecah hingga mendekati kemusnahan akibat kekuatan intern dan faktor eksterm berupa penyerangan Romawi ke tanah Palestina dan daerah sekitarnya. Di antara faktor intrern adalah menjamurnya kerajaan-kerajaan kecil di kalangan Bani Israil pada masa yang bersamaan setelah mereka terpecah-pecah menjadi golongan dan suku-suku kecil.
Pada masa kelahiran Nabi Isa 'alahissalam, Romawi menguasai Israel dan tunduk di bawah kekuasaan Raja Herodes dan yang menjadi hakimnya pada masa itu adalah Pilatus al-Nabthi. Kondisi politik, sosial maupun intelektual jauh berbeda dengan kondisi pada masa Nabi Sulaiman. Hal ini disebabkan masuknya pengaruh Romawi ke jantung Kota Palestina dan memberi pengaruh terhadap kehidupan bangsa Israel.
Di masa ini mereka dipaksa mengikuti hukum Romawi dengan menarik upeti dan menindas mereka di bawah kesewenangan seorang hakim. Kekacauan terjadi dimana-mana. Pada masa kegelapan inilah Nabi Isa 'alaihissalam diutus sebagai juru selamat, seorang Rasul utusan Allah Ta'ala untuk menyelamatkan bangsa Israel dari kebodohan mental dan kezaliman.
Namun, bangsa Isarel bukannya menerima ajakan suci Nabi Isa. Mereka malah membangkang, durhaka dan ingin membunuh Nabi Isa. Bani Israel juga sering mengikat perjanjian dengan Tuhan, namun setiap kali berikrar mereka selalu berkhianat.
Berikut firman Allah dalam Al-Qur'an:
لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَىٰ لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ
"Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas." (QS Al-Maidah Ayat 78)
Baca juga: Israel Mempersenjatai Pemukim Yahudi: Mengusir Warga Palestina dan Mencaplok Tanahnya
(wid)
Lihat Juga :