Cium Al-Qur'an, Putin Pro-Islam? Berikut Ini Jejaknya
Kamis, 22 Agustus 2024 - 10:35 WIB
loading...
Presiden Rusia Vadimir Putin dihadiahi Al-Quran edisi langka saat kunjungannya ke Masjid Nabi Isa di Chechnya. Foto/Ilustras: YouTube
A
A
A
Presiden Rusia Vladimir Putin berkunjung ke Chechnya , Rabu kemarin. Chechnya adalah wilayah berpenduduk 95% muslim dan rata-rata merupakan penganut mazhab Syafi'i . Dan kunjungan Putin negeri itu adalah yang pertama sejak 2011.
Selama kunjungan, Putin disambut hangat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov . Mereka, mengunjungi Masjid Nabi Isa di Grozny ditemani Mufti Besar Chechnya, Salakh Mezhiyev. Di sana, Putin dihadiahi Al-Quran edisi langka. Dia mencium lalu mendekap Kitab Suci itu ke dadanya.
Sikap hormat Putin kepada Al-Qur'an menggugah rasa senang bagi sebagian umat Islam. Lalu benarkah Putin pro-Islam?
Ini memang sulit dijawab. Akan tetapi yang jelas adalah bahwa Putin pro-Rusia – kebijakan, intervensi, dan interaksinya dengan dan mengenai Muslim semuanya sesuai dengan apa yang ia anggap sebagai kepentingan Rusia .
Berikut catatan sebagian kebijakan Vladimir Putin terkait umat Islam selama kepemimpinannya.
Baca juga: Viral, Vladimir Putin Cium Al-Qur'an Berlapis Emas saat Kunjungi Masjid Nabi Isa
Perang Chechnya Kedua (1999-2009)
Perang Chechnya Kedua dimulai pada tahun 1999, tepat saat Putin diangkat menjadi Perdana Menteri, dan berlanjut hingga masa jabatannya sebagai presiden.
Konflik tersebut ditandai oleh agresi militer yang signifikan oleh pasukan Rusia terhadap separatis Chechnya, yang banyak di antaranya beragama Islam.
"Perang tersebut mengakibatkan banyaknya korban jiwa dan kerusakan di Chechnya, dengan berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang meluas, termasuk penargetan warga sipil," tulis Matthew Evangelista dalam "The Chechen Wars: Will Russia Go the Way of the Soviet Union?" (Washington, D.C.: Brookings Institution Press, 2002)
Selama kunjungan, Putin disambut hangat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov . Mereka, mengunjungi Masjid Nabi Isa di Grozny ditemani Mufti Besar Chechnya, Salakh Mezhiyev. Di sana, Putin dihadiahi Al-Quran edisi langka. Dia mencium lalu mendekap Kitab Suci itu ke dadanya.
Sikap hormat Putin kepada Al-Qur'an menggugah rasa senang bagi sebagian umat Islam. Lalu benarkah Putin pro-Islam?
Ini memang sulit dijawab. Akan tetapi yang jelas adalah bahwa Putin pro-Rusia – kebijakan, intervensi, dan interaksinya dengan dan mengenai Muslim semuanya sesuai dengan apa yang ia anggap sebagai kepentingan Rusia .
Berikut catatan sebagian kebijakan Vladimir Putin terkait umat Islam selama kepemimpinannya.
Baca juga: Viral, Vladimir Putin Cium Al-Qur'an Berlapis Emas saat Kunjungi Masjid Nabi Isa
Perang Chechnya Kedua (1999-2009)
Perang Chechnya Kedua dimulai pada tahun 1999, tepat saat Putin diangkat menjadi Perdana Menteri, dan berlanjut hingga masa jabatannya sebagai presiden.
Konflik tersebut ditandai oleh agresi militer yang signifikan oleh pasukan Rusia terhadap separatis Chechnya, yang banyak di antaranya beragama Islam.
"Perang tersebut mengakibatkan banyaknya korban jiwa dan kerusakan di Chechnya, dengan berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang meluas, termasuk penargetan warga sipil," tulis Matthew Evangelista dalam "The Chechen Wars: Will Russia Go the Way of the Soviet Union?" (Washington, D.C.: Brookings Institution Press, 2002)
Lihat Juga :