Pentingnya Muhasabah Diri, Begini Penjelasan Ibnu Taimiyah
Kamis, 29 Agustus 2024 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Muhasabah juga sangat membantu seseorang untuk istiqamah di jalan Allah Ta’ala. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma : ”Barang siapa yang dihisab oleh Allah, maka sesungguhnya Allah akan mengadzabnya”.
Oleh karena itu, hendaklah kita selalu mengoreksi diri. Apabila kita terjerumus ke dalam kesalahan, segeralah bertaubat kepada-Nya. Allah sangat senang menerima taubat hamba-Nya. Allah selalu membuka tangan-Nya di waktu malam untuk menerima taubat manusia yang telah berbuat kesalahan di waktu siang. Begitu pula Allah selalu membuka tangan-Nya di waktu siang untuk menerima taubat seseorang yang telah berbuat kesalahan di waktu malam.
Demikianlah, muhasabah merupakan perkara sangat penting. Oleh kerena itu, para salaf selalu bermuhasabah terhadap diri mereka sebagaimana orang yang terjun dalam perdagangan. Apakah ia mendapatkan keuntungan, atau justru mengalami kerugian. Begitu pula kita, wahai hamba-hamba Allah. Marilah koreksi diri masing-masing, bekal apa yang telah kita persiapkan untuk menghadap Allah Ta’ala?
Muhasabah akan mengobati hati yang sakit seorang hamba. Karena hati yang sakit tidaklah mungkin hilang dan sembuh melainkan dengan muhasabah diri. Muhasabah juga akan menjadikan seseorang elalu menganggap diri penuh kekurangan dan tidak tertipu dengan amal yang telah dilakukan, dan embuat diri tidaktakabbur(sombong).
Dan yang penting lagi, muhasabah akan meringankan hisab seorang hamba pada hari kiamat kelak. ‘Umar bin Al-Khattabradhiyallahu ‘anhupernah mengatakan, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, itu akan memudahkan hisab kalian kelak. Timbanglah amal kalian sebelum ditimbang kelak. Ingatlah keadaan yang genting pada hari kiamat.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi (bagi Allah)." (QS. Al-Haqqah : 18)
Baca juga: Pentingnya Kalkulasi Perjalanan Hidup Manusia
Wallahu A'lam
Oleh karena itu, hendaklah kita selalu mengoreksi diri. Apabila kita terjerumus ke dalam kesalahan, segeralah bertaubat kepada-Nya. Allah sangat senang menerima taubat hamba-Nya. Allah selalu membuka tangan-Nya di waktu malam untuk menerima taubat manusia yang telah berbuat kesalahan di waktu siang. Begitu pula Allah selalu membuka tangan-Nya di waktu siang untuk menerima taubat seseorang yang telah berbuat kesalahan di waktu malam.
Demikianlah, muhasabah merupakan perkara sangat penting. Oleh kerena itu, para salaf selalu bermuhasabah terhadap diri mereka sebagaimana orang yang terjun dalam perdagangan. Apakah ia mendapatkan keuntungan, atau justru mengalami kerugian. Begitu pula kita, wahai hamba-hamba Allah. Marilah koreksi diri masing-masing, bekal apa yang telah kita persiapkan untuk menghadap Allah Ta’ala?
Muhasabah akan mengobati hati yang sakit seorang hamba. Karena hati yang sakit tidaklah mungkin hilang dan sembuh melainkan dengan muhasabah diri. Muhasabah juga akan menjadikan seseorang elalu menganggap diri penuh kekurangan dan tidak tertipu dengan amal yang telah dilakukan, dan embuat diri tidaktakabbur(sombong).
Dan yang penting lagi, muhasabah akan meringankan hisab seorang hamba pada hari kiamat kelak. ‘Umar bin Al-Khattabradhiyallahu ‘anhupernah mengatakan, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, itu akan memudahkan hisab kalian kelak. Timbanglah amal kalian sebelum ditimbang kelak. Ingatlah keadaan yang genting pada hari kiamat.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَا فِيَةٌ
"Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi (bagi Allah)." (QS. Al-Haqqah : 18)
Baca juga: Pentingnya Kalkulasi Perjalanan Hidup Manusia
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :