Khotbah Jumat: Arti dari Kemerdekaan Sesungguhnya dalam Islam

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Namun, meski kita sudah merdeka pada tahun 1945, masih banyak orang yang menyebut periode setelahnya menandai era neo-kolonialisme (penjajahan gaya baru).

Secara singkat, istilah tersebut bisa diartikan sebagai upaya negara-negara maju atau kekuatan global untuk melakukan kontrol terhadap negara-negara berkembang atau bekas koloni, meskipun secara formal mereka sebenarnya telah merdeka.

Menariknya, neo-kolonialisme ini dilakukan tanpa kekuatan militer. Tetapi melalui dominasi ekonomi, politik, budaya dan ideologi.

Lalu, apakah Indonesia saat ini juga dicengkeram oleh neo-kolonialisme? Ada beberapa indikator yang membuat kita bisa masuk ke dalamnya.

Sebut saja dari ketergantungan pada investasi asing dan perdagangan internasional, ketergantungan utang luar negeri, pengaruh kebijakan politik asing hingga dominasi gaya hidup dan budaya. Faktor-faktor tersebut setidaknya bisa menjadi ancaman bagi Indonesia untuk masuk neo-kolonialisme.

Jamaah jumat yang dimuliakan oleh Allah Swt

Kemerdekaan adalah anugerah berharga. Tak hanya dalam konteks bernegara, tetapi juga dalam kehidupan spiritual dan sosial sebagai seorang Muslim.

Pada agama Islam, kemerdekaan memiliki makna lebih dalam yang mencakup aspek-aspek lain dari sekadar terbebas dari penjajahan fisik. Kemerdekaan dalam pandangan Islam meliputi kebebasan jiwa, pemikiran, dan kebebasan dari penghambaan kepada selain Allah Swt.

Islam menekankan bahwa hakikat kemerdekaan sejati adalah ketika seseorang mampu memerdekakan dirinya dari segala bentuk perbudakan selain kepada Allah SWT. Jadi, bukan soal lepas dari belenggu fisik, tetapi juga terbebas dari keterikatan pada hawa nafsu, materi, serta tekanan sosial yang dapat menjauhkan manusia dari Tuhannya.

Sidang jum'ah rahimakumullah

Lebih jauh, kemerdekaan dalam Islam juga menuntut umat untuk membebaskan diri dari kezaliman. Entah itu terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain.

Jadi, ketika melihat kezaliman, umat Islam diajarkan untuk memperjuangkan keadilan, kebenaran, serta melawan segala bentuk tirani dan penindasan. Alasannya sederhana, yakni karena Islam memandang tidak ada perbedaan antara manusia kecuali dalam hal ketakwaan, sehingga segala bentuk diskriminasi atau penindasan harus dihapuskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Zulhijjah : Keutamaan 10 Hari Awal Bulan Haji
Khotbah Jumat : Keutamaan...
Khotbah Jumat : Keutamaan Bulan Zulhijjah dan Amalan yang Dianjurkan
Khotbah Jumat: Amalan-amalan...
Khotbah Jumat: Amalan-amalan yang Pahalanya Setara Ibadah Haji
Rekomendasi
Teliti Mukjizat Nabi...
Teliti Mukjizat Nabi Musa, Terungkap Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun
NASA Tangkap Sinyal...
NASA Tangkap Sinyal Aneh dari Antartika, Ilmuwan Sebut Fenomena Alam Tak Biasa
Teliti Bencana Kebakaran...
Teliti Bencana Kebakaran Hutan, Ilmuwan Temukan Keajaiban pada Pohon
Artikel Terkini
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Infografis
Gunung Pelangi China,...
Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebut dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved