Doa di Pengujung Bulan Safar, Memohon Kebaikan dan Perlindungan Allah SWT
Senin, 02 September 2024 - 12:28 WIB
loading...
Doa di penghujung bulan Safar ini merupakan bentuk ikhtiar seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Doa-doa di pengujung bulan Safar ini merupakan bentuk ikhtiar seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, doa juga menjadi sarana untuk meminta perlindungan dari segala macam bahaya dan marabahaya yang mungkin terjadi.
Di masyarakat kita, bulan Safar sering kali dikaitkan dengan berbagai kepercayaan yang tidak berdasar, seperti dianggap sebagai bulan yang penuh dengan bala atau kesialan. Namun, dalam pandangan Islam yang benar, tidak ada bulan yang membawa kesialan, termasuk Safar.
Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memperbanyak doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala bentuk kesulitan dan musibah yang mungkin terjadi, bukan hanya di bulan Safar, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.
Meskipun, tidak ada doa khusus yang secara tegas disebutkan dalam Al-Quran atau hadis Nabi Muhammad SAW untuk dibaca di bulan Safar, namun, kita dapat memilih doa-doa umum yang mengandung permohonan perlindungan, keberkahan, dan kebaikan.
(Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan yang terkutuk, dan aku berlindung kepada-Mu ya Rabbku agar Engkau tidak menyesatkan kami setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan aku mohon kepada-Mu ya Rabbku karunia yang luas dari-Mu.”)
Artinya: “Ya Rabb kami, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.”)
Artinya: “Ya Rabb, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan di dunia dan akhirat.”)
Selain doa-doa di atas bisa juga membaca doa di bawah ini sebagaimana dilansir dari NU Online:
Wa shallallahu ta’âla ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala âlihi wa shahbihi ajma’în. A’ûdzu billahi min syarri hadzaz zaman wa ahlihi, wa as`aluka bi jalâlika wa jalâli wajhika wa kamâli jalâli qudsika an tujîrani wa walidayya wa ahlî wa ahbâbi wa mâ tuhîthuhu syafaqatu qalbi min syarri hadzas sanati, wa qini syarra mâ qhaddaita fîha, washrif ‘anni syarra syahri shafar, yâ Karîman nazhar, wakhtim lî fî hâdzas syahri wad dahri bis salamati wal ‘afiyati lî wa liwâdayya wa aulâdi wa li ahli wa mâ tahûthuhu syafaqatu qalbi wa jamî’il muslimîn, wa shallallahu ta’âla ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘alâ âli wa shahbihi wa sallam.
Allahumma innâ na’udzubika min syarri hadzas syahri, wa min kulli syiddatin wa balâin wa baliyyatin qaddartahâ fîhi yâ dahru, ya mâlikad dunya wal akhirat, ya ‘âliman bima kâna wa mâ yakûnu, wa man idzâ arâda syai`an qâla lahu: (kun fayakûn) yâ azaliyyu ya abadiyyu ya mubdi-u ya mu‘id ya dzal jalâli wal ikrâm, ya dzal ‘arsyil majîd anta taf’alu mâ turîd.
Di masyarakat kita, bulan Safar sering kali dikaitkan dengan berbagai kepercayaan yang tidak berdasar, seperti dianggap sebagai bulan yang penuh dengan bala atau kesialan. Namun, dalam pandangan Islam yang benar, tidak ada bulan yang membawa kesialan, termasuk Safar.
Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memperbanyak doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala bentuk kesulitan dan musibah yang mungkin terjadi, bukan hanya di bulan Safar, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.
Meskipun, tidak ada doa khusus yang secara tegas disebutkan dalam Al-Quran atau hadis Nabi Muhammad SAW untuk dibaca di bulan Safar, namun, kita dapat memilih doa-doa umum yang mengandung permohonan perlindungan, keberkahan, dan kebaikan.
1. Doa Mohon perlindungan:
“Allahumma inni a’udzubika minasy syaithonir rojim, wa a’udzubika rabbana an yushrofuna ba’da idza hadaitana wa jabbar lana min rabbina ra’fan.”(Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan yang terkutuk, dan aku berlindung kepada-Mu ya Rabbku agar Engkau tidak menyesatkan kami setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan aku mohon kepada-Mu ya Rabbku karunia yang luas dari-Mu.”)
2. Doa Mohon keberkahan:
“Rabbi barik lana fi ma razaqtana wa qina ‘adzabannar.”Artinya: “Ya Rabb kami, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.”)
3. Doa Mohon kebaikan:
“Rabbi inni as’aluka khoiron fid dunya wal akhirah.”Artinya: “Ya Rabb, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan di dunia dan akhirat.”)
Selain doa-doa di atas bisa juga membaca doa di bawah ini sebagaimana dilansir dari NU Online:
Wa shallallahu ta’âla ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala âlihi wa shahbihi ajma’în. A’ûdzu billahi min syarri hadzaz zaman wa ahlihi, wa as`aluka bi jalâlika wa jalâli wajhika wa kamâli jalâli qudsika an tujîrani wa walidayya wa ahlî wa ahbâbi wa mâ tuhîthuhu syafaqatu qalbi min syarri hadzas sanati, wa qini syarra mâ qhaddaita fîha, washrif ‘anni syarra syahri shafar, yâ Karîman nazhar, wakhtim lî fî hâdzas syahri wad dahri bis salamati wal ‘afiyati lî wa liwâdayya wa aulâdi wa li ahli wa mâ tahûthuhu syafaqatu qalbi wa jamî’il muslimîn, wa shallallahu ta’âla ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘alâ âli wa shahbihi wa sallam.
Allahumma innâ na’udzubika min syarri hadzas syahri, wa min kulli syiddatin wa balâin wa baliyyatin qaddartahâ fîhi yâ dahru, ya mâlikad dunya wal akhirat, ya ‘âliman bima kâna wa mâ yakûnu, wa man idzâ arâda syai`an qâla lahu: (kun fayakûn) yâ azaliyyu ya abadiyyu ya mubdi-u ya mu‘id ya dzal jalâli wal ikrâm, ya dzal ‘arsyil majîd anta taf’alu mâ turîd.
Lihat Juga :