Kisah Abdul Muthalib Bernazar Mengorbankan Salah Satu Anaknya
Rabu, 11 September 2024 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Abdul Muthalib Kaya Mendadak karena Menggali Sumur Zamzam
Undian sempat diulang tiga kali, namun tetap jatuh kepada Abdullah. Ketika pelaksanaan penyembelihan hendak dilakukan, para pemuka masyarakat Makkah mencegahnya, sebab khawatir perbuatan Abdul Muthalib itu akan ditiru orang lain, sehingga menyembelih manusia sebagai korban menjadi adat tradisi kelak di belakang hari.
Penolakan pemuka-pemuka Quraisy itu diterima oleh Abdul Muthalib dengan senang hati. Kemudian Abdul Muthalib pergi menemui tukang tenung untuk meminta nasihat.
Tukang tenung itu menasihatinya agar undian diulang lagi. Tetapi yang akan diundi antara Abdullah dan 10 ekor unta.
Andai kata undian jatuh pada 10 ekor unta tersebut, maka unta itu disembelih, akan tetapi bila undian jatuh pada diri Abdullah, jumlah unta harus ditambah 10 lagi. Demikinlah seterusnya sampai unta berjumlah 100 ekor baru undian jatuh kepada unta, maka nazar menyembelih Abdullah diganti dengan menyembelih 100 ekor unta. Daging unta itu dibagi-bagikan untuk dimakan manusia, hewan dan burung.
Baca juga: Arab Pra-Islam: Misionaris Nasrani dan Sepak Terjang Abrahah
Undian sempat diulang tiga kali, namun tetap jatuh kepada Abdullah. Ketika pelaksanaan penyembelihan hendak dilakukan, para pemuka masyarakat Makkah mencegahnya, sebab khawatir perbuatan Abdul Muthalib itu akan ditiru orang lain, sehingga menyembelih manusia sebagai korban menjadi adat tradisi kelak di belakang hari.
Penolakan pemuka-pemuka Quraisy itu diterima oleh Abdul Muthalib dengan senang hati. Kemudian Abdul Muthalib pergi menemui tukang tenung untuk meminta nasihat.
Tukang tenung itu menasihatinya agar undian diulang lagi. Tetapi yang akan diundi antara Abdullah dan 10 ekor unta.
Andai kata undian jatuh pada 10 ekor unta tersebut, maka unta itu disembelih, akan tetapi bila undian jatuh pada diri Abdullah, jumlah unta harus ditambah 10 lagi. Demikinlah seterusnya sampai unta berjumlah 100 ekor baru undian jatuh kepada unta, maka nazar menyembelih Abdullah diganti dengan menyembelih 100 ekor unta. Daging unta itu dibagi-bagikan untuk dimakan manusia, hewan dan burung.
Baca juga: Arab Pra-Islam: Misionaris Nasrani dan Sepak Terjang Abrahah
(mhy)
Lihat Juga :