Mengapa saat Bersin Dianjurkan Mengucap Alhamdulillah? Begini Penjelasannya
Selasa, 24 September 2024 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
إن هذا ذكر الله فذكرته وأنت نسيت الله فنسيتك
‘Sesungguhnya orang ini mengingat Allah, maka Saya ingat kepadanya, sedangkan engkau telah melupakan Allah, maka Saya melupakanmu.'” (HR. Bukhari)
Subhanallah, ada orang-orang yang sibuk dengan urusan dunia hingga melupakan Allah Azza wa Jalla. Allah berfirman:
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hasyr [59]: 19)
Orang yang lupa kepada Allah akan dilupakan maslahat dan hal-hal yang bermanfaat untuknya. Ia hanya memikirkan dunia, dan dunia ini bisa menjadi adzab baginya. Allah berfirman bahwa orang yang kafir sering kali diazab melalui harta dan anak-anak mereka, sebagaimana disebutkan dalam ayat:
فَلَا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ بِهَا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنْفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُونَ
“Maka janganlah engkau kagum terhadap harta benda dan anak-anak mereka. Sesungguhnya Allah menghendaki untuk mengazab mereka dengan harta benda dan anak-anak mereka dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka dalam keadaan kafir.” (QS. At-Taubah [9]: 55)
Baca juga: Adab Bersin dan Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :