Benarkah Israel Bangsa Pilihan Tuhan? Simak Penjelasan Menurut Kepercayaan Islam
Kamis, 10 Oktober 2024 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Buku "Dajjal (Anti-Kristus), Al-Qur'an dan Awal Zaman", Cendekiawan Trinidad dan Tobago Syaikh Imran N Hosein mengulas keyakinan sesat umat Yahudi ini. Al-Qur'an sendiri telah banyak menceritakan karakter Yahudi yang fasik, selalu membangkang dan melampaui batas. Salah satunya mempercayai dan meyakini bahwa umat Yahudi adalah kaum dan bangsa pilihan Tuhan Yang Maha Esa.
Bahkan dalam Al Quran, terdapat ayat yang membantah klaim umat Yahudi yang menyebut diri mereka kekasih Tuhan. Allah SWT Berfirman :
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang Yahudi! Jika kamu mengira bahwa kamulah kekasih Allah, bukan orang-orang yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu orang yang benar." (QS Al-Jumuah Ayat 6)
Bantahan untuk pengakuan-pengakuan yang dilakukan umat Yahudi juga dijelaskan dalam Surat Al Maidah ayat 18. Allah SWT Berfirman :
Artinya: "Orang Yahudi dan Nasrani berkata, "Kami adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah, "Mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu? Tidak, kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang Dia ciptakan. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa yang Dia kehendaki. Dan milik Allah seluruh kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Dan kepada-Nya semua akan kembali."
Sehingga dapat ditarik kesimpulan jika klaim Israel adalah bangsa pilihan Tuhan adalah pemikiran yang menyesatkan dan tidak sesuai dengan apa yang telah ada dalam syariat Islam.
Baca juga: 3 Kelebihan Orang Yahudi dari Sisi Kecerdasan dan Genetik
Bahkan dalam Al Quran, terdapat ayat yang membantah klaim umat Yahudi yang menyebut diri mereka kekasih Tuhan. Allah SWT Berfirman :
قُلۡ يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ هَادُوۡۤا اِنۡ زَعَمۡتُمۡ اَنَّكُمۡ اَوۡلِيَآءُ لِلّٰهِ مِنۡ دُوۡنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الۡمَوۡتَ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang Yahudi! Jika kamu mengira bahwa kamulah kekasih Allah, bukan orang-orang yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu orang yang benar." (QS Al-Jumuah Ayat 6)
Bantahan untuk pengakuan-pengakuan yang dilakukan umat Yahudi juga dijelaskan dalam Surat Al Maidah ayat 18. Allah SWT Berfirman :
وَقَالَتِ الۡيَهُوۡدُ وَالنَّصٰرٰى نَحۡنُ اَبۡنٰٓؤُا اللّٰهِ وَاَحِبَّآؤُهٗ ؕ قُلۡ فَلِمَ يُعَذِّبُكُمۡ بِذُنُوۡبِكُمۡؕ بَلۡ اَنۡـتُمۡ بَشَرٌ مِّمَّنۡ خَلَقَ ؕ يَغۡفِرُ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنۡ يَّشَآءُ ؕ وَلِلّٰهِ مُلۡكُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا وَاِلَيۡهِ الۡمَصِيۡرُ
Artinya: "Orang Yahudi dan Nasrani berkata, "Kami adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah, "Mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu? Tidak, kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang Dia ciptakan. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa yang Dia kehendaki. Dan milik Allah seluruh kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Dan kepada-Nya semua akan kembali."
Sehingga dapat ditarik kesimpulan jika klaim Israel adalah bangsa pilihan Tuhan adalah pemikiran yang menyesatkan dan tidak sesuai dengan apa yang telah ada dalam syariat Islam.
Baca juga: 3 Kelebihan Orang Yahudi dari Sisi Kecerdasan dan Genetik
(wid)
Lihat Juga :